Tuesday, April 07, 2020
Home > Berita > Ribuan Perempuan Unjuk Rasa Menentang Trump

Ribuan Perempuan Unjuk Rasa Menentang Trump

Unjuk rasa perempuan AS menantang Presiden AS Donald Trump. (Foto: Diana Limong/Al Jazeera)

Unjuk rasa perempuan AS menantang Presiden AS Donald Trump. (Foto: Diana Limong/Al Jazeera)

Mimbar-Rakyat.com (Washington) – Ribuan perempuan mengambil bagian dalam demonstrasi atau unjuk rasa di seluruh AS,  pada peringatan satu tahun pelantikan Donald Trump, dalam upaya untuk menghasilkan lebih banyak kandidat perempuan yang mencalonkan diri sebagai presiden sekaligus untuk memprotes kebijakan presiden AS.

Dengan nama Power to the Polls, demonstrasi pada Sabtu (Minggu WIB) itu dipuji sebagai awal era baru dalam aktivisme politik perempuan, dan panitia berharap dapat mendorong lebih banyak perempuan terlibat dalam politik di tingkat lokal dan nasional. Demonstrasi serupa digelar hari Minggu (Senin WIB). Demikian dilaporkan Al Jazeera.

“Apa yang Anda lihat satu tahun ini di kepresidenan Trump adalah wanita tidak memiliki peran,” kata Rosiland Jordan dari Al Jazeera, yang melaporkan dari lokasi demonstrasi di Washington, DC.

“Tujuan bagi banyak pemrotes saat ini adalah untuk mendorong wanita, terutama wanita kulit berwarna, terlibat dalam politik. Itu tidak berarti hanya mendaftar untuk memilih, tapi juga aktif dalam politik, jadi mencalonkan diri untuk dewan sekolah atau bahkan Kongres AS,” lapornya.

Salah seorang pemrotes, Ashley Valentine, berharap 2018 akan menjadi tahun yang besar bagi gerakan tersebut. “Kami mulai membuka jalan untuk perubahan nyata terjadi dengan pemilihan yang akan datang, dengan wanita lebih diberdayakan untuk berbicara menentang kekerasan seksual dan upah yang setara,” katanya.

Ribuan orang juga menghadiri pawai di Cleveland; Richmond, Virginia; Philadelphia; New York; Austin, Texas; dan di sejumlah tempat lain. Demonstrasi digelar tepat satu tahun setelah Trump menjabat, dan satu hari sebelum hari kelahiran March of Women, sebuah demonstrasi berskala besar di seluruh dunia untuk hak asasi manusia.***(janet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru