Thursday, April 02, 2020
Home > Berita > Ribuan Orang Melarikan Diri Dari Ledakan Kembang Api di Pantai Australia

Ribuan Orang Melarikan Diri Dari Ledakan Kembang Api di Pantai Australia

Sebuah ledakan terjadi di Pantai Terrigal New South Wales, Australia, saat perayaan Tahun Baru, ketika tongkang pembawa kembang api tiba-tiba meledak. (Foto: Pip Cleaves/BBC News)

Sebuah ledakan terjadi di Pantai Terrigal New South Wales, Australia, saat perayaan Tahun Baru, ketika tongkang pembawa kembang api tiba-tiba meledak. (Foto: Pip Cleaves/BBC News)

Mimbar-Rakyat.com (New South Wales) – Ribuan orang yang berada di Pantai Terrigal New South Wales, Australia, untuk merayakan Tahun Baru, Minggu (31/12), mengalami kepanikan ketika sebuah tongkang membawa kembang api Tahun Baru terbakar.

Masyarakakt yang ada di pantai harus dipindahkan ke tempat yang aman dan polisi menutup area tersebut. Dua orang awak tongkang terluka saat berusaha menyelamatkan diri. Ledakan terjadi ketika pertunjukan di Pantai Terrigal di New South Wales, baru berjalanan beberapa menit.

Kembang api meledak dan mengarah secara acak, beberapa diantaranya mengarah ke arah pantai. Dua tejnisi yang melompat dari tongkang dirawat pra medis karena mengalami luka ringan. Demikian dilaporkan BBC News.

Media lokal, mengutip saksi, yang menggambarkan bagaimana kembang api yang ramah terhadap keluarga, tiba-tiba pada pukul 21:00 dengan cepat berubah menimbulkan kekacauan. Ledakan keras datang dari tongkang saat kembang api padam secara bersamaan.

“Itu adalah kekacauan mutlak,” Anooshe Mushtaq menggambarkan kejadian di Twitter. “Perahu yang menembakan kembang api itu terbakar dan mulai melakukan penembakan secara acak. Beruntung saya lolos begitu melihat kapal itu terbakar.”

Layanan darurat dipanggil ke lokasi kejadian dan polisi mengatakan, sekitar 5-6.000 orang melarikan diri atau dipindahkan dari pantai sebagai tindakan pencegahan.

Penyelenggara acara, It’s Time untuk Terrigal, mengatakan di Facebook bahwa mereka yakin sebuah tabung telah meledak, memicu “sejumlah ledakan”. Insiden tersebut sedang diselidiki oleh otoritas keselamatan kerja.***(janet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru