Saturday, December 14, 2019
Home > Berita > Remaja Dipasung Orangtua Karena Tak Mampu Berobat, Dapat Perhatian Anggota DPRD Jabar

Remaja Dipasung Orangtua Karena Tak Mampu Berobat, Dapat Perhatian Anggota DPRD Jabar

Kodir dipasung. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.COM (Purwakarta) – Karena kemiskinan, seorang remaja di Plered, Purwakarta, Jawa Barat,  terpaksa dipasung karena sakit sehingga jiwanya terganggu. Kodir, 16, dipasung karena tidak  biaya untuk berobat ke rumah sakit.

Sudah lebih sepekan, Kodir ‘dipenjarakan’ orang tuanya dengan kondisi kedua kaki dipasung ke kayu glondongan di sebuah kamar gelap gulita.

“Sebenarnya, kami tak tega memperlakukan anak begini. Ini terpaksa dilakukan menghindari dia ngamuk, ” kata sang ayah Tasrip didampingi istri Nuraeni, kemarin.

Dijelaskan, sikap keluarga “memasung” karena keluarga sudah kewalahan dan kerap menuai protes para tetangga berakhir meminta ganti rugi atas kerusakan perabotan mereka yang  diambil dan dirusak Kodir.

Diakui, sejauh ini keluarga belum tahu persis “kegilaan” dialami Kodir karena belum diperiksa secara intensif ke medis. “Kami tak punya uang untuk berobat ke rumah sakit,” ujarnya.

Dia hanya pernah memeriksakan Kodir ke dukun kampung menanyakan ikhwal “kegilaan” mendadak dialami Kodir yang sudah berjalan setahun ini. “Katanya mah ngelmu kebatinan,” ungkapnya.

Meski demikian ia pun belum meyakini secara gamblang ikhwal penyakit Kodir tersebut.  Pasalnya, sakit “gila” Kodir ini baru dialami setahun terakhir ini. “Sebelumnya Kodir waras. Dia hidup normal layaknya anak seusianya. Bersekolah juga,” ujarnya.

Namun sejak mengalami depresi, keluarga memutuskan menarik Kodir dari SMP terbuka di Plered. “Karena enggak mungkin bersekolah dalam kondisi kejiwaan Kodir terganggu,”
tambahnya.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H Rustandie mengaku prihatin atas masih adanya kasus pemasungan.

Rustandie yang menyambangi ke kediaman Kodir, Senin (7/11), langsung memerintahkan tim medis untuk membawa Kodir ke RSJ Cisarua, Bandung.

“Saya telah menghubungi Direktur RSJ Cisarua dan sudah ditunggu disana. Hari ini, kami akan bawa Kodir ke RSJ Cisarua untuk dirawat,” ujar Ketua Nasdem Purwakarta itu.

Sebagai komisi yang membidangi kesehatan, Rustandi tahu betul bahwa pemasungan bukan pendekatan efektif untuk penyembuhan. “Sudah tak zamannya lagi dipasung,” katanya.

Rustandie menyadari pemasungan terpaksa dilakukan karena ketiadaan biaya. “Keluarga tak usah memikirkan biaya. Ini sudah tangung jawab kami,” pungkasnya. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru