Sunday, September 22, 2019
Home > Berita > Qatar Akan Pelajari Cara Penanggulangan Kenakalan Remaja di Indonesia

Qatar Akan Pelajari Cara Penanggulangan Kenakalan Remaja di Indonesia

Dubes Sidehabi ketika menerima petinggi kepolisan Qatar. (bd)

MIMBAR-RAKYAT.com (Doha) – Kepolisian Qatar akan kirim delegasi ke Indonesia guna mempelajari cara penangulangan kenakalan remaja, upaya pencegahan tindak kriminal pada remaja dan perdagangan manusia.

Hal ini terungkap dalam pertemuan Dubes RI untuk Qatar,  Muhamad Basri Sidehabi, ketika melakukan pertemuan dengan Kepala Polisi Ibukota Qatar,  Doha, Direktur Kepolisian Brigjen Ibrahim Eissa Abuainin, yang didampingi Asisten Direktur Mayor Mohammed Mubarak Al Shafi,  dan Kepala Bagian Informasi dan Pembenahan Letnan Mohammed Abdullah Al-Khulaifi pada saat menjelang memasuki bulan suci Ramadhan.

Pada pertemuan yang berlangsung bersahabat dan hangat, Brigjen Ibrahim Eissa Abuainin menyambut baik kunjungan Dubes Sidehabi guna membahas potensi kerjasama antara kedua negara khususnya terkait dengan kerja sama dengan kepolisian Qatar.

Dalam sambutannya, Kepolisian Qatar memuji masyarakat Indonesia yang berada di Qatar sebagai salah satu komunitas yang sangat minim melakukan tindak kriminal.

Terkait dengan hal tersebut, Dubes Basri Sidehabi menyambut baik sambutan Kepala Polisi Qatar dan menyampaikan apresiasi atas pujian yang disampaikan Brigjen Ibrahim terhadap komunitas Indonesia. Dubes Sidehabi juga mengharapkan agar Pemerintah Qatar dapat memberi lebih perhatian kepada warga negara Indonesia di Qatar.

Dubes yang mantan anggota DPR tersebut juga memuji keberhasilan Qatar yang berhasil membina masyarakat yang terdiri dari berbagai warga manca negara dari lebih 50 negara khususnya kalangan remaja. Hal ini mengingat jumlah warga asli Qatar hanya sekitar 17% dari total populasi Qatar 2,58 juta jiwa.

Pertemuan antara lain membahas mengenai hubungan bilateral RI-Qatar khususnya terkait dengan penanggulangan keamanan.

Brigjen Ibrahim sangat terkesan dengan kemampuan Kepolisian Indonesia khususnya terkait Keamanan Perlindungan Anak, Perdagangan Manusia dan Kebebasan Anak-Anak. Terkait dengan hal tersebut, Kepolisian Qatar merencanakan akan mengirim tim ke Indonesia mengenai  peningkatan kompetensi capacity building  dalam menghadapi tantangan keamanan terkait isu-isu tersebut.

Dubes Sidehabi menyambut baik rencana kunjungan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan hubungan bilateral khususnya di bidang kepolisian mengingat hal tersebut akan membantu kedua negara untuk menghadapi masalah kepolisian saat ini.

Mantan Irjen TNI tersebut menyampaikan bahwa jumlah TKI di Qatar diperkirakan 40 ribu, 10 ribu adalah tenaga kerja trampil dan sisanya 30 ribu tenaga kerja infomal. Pujian terhadap komunitas Indonesia tersebut berdampak dari penambahan jumlah kuota tenaga kerja Indonesia di Qatar.

Pemerintah Qatar menjanjikan penambahan bagi TKI trampil sebanyak 24 ribu dalam rangka persiapan Qatar menjadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022.

Hal ini disampaikan ketika  Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dakhiri bertemu Menteri Pembangunan Adminstrasi, dan Urusan Buruh dan Sosial Qatar,  Dr. Issa bin Saad al-Jafali al-Nuaimi pada akhir Mei lalu di Doha.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Dubes Sidehabi mengharapkan Kementerian Ketenagakerjaan dan instansi terkait dapat mengisi kuota yang diberikan Qatar sebanyak 24 ribu bagi TKI trampil dan semi trampil sejak 2016 sampai dengan 2022 pada pelaksanaan Piala Dunia.  (BD/KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru