Thursday, December 14, 2017
Home > Berita > PWI Pusat Minta Aparat Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan Ditindak Tegas

PWI Pusat Minta Aparat Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan Ditindak Tegas

Ilustrasi - Rumah sakit wajib layani pasien gawat darurat. (rol)

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Pengurus PWI Pusat berharap tidak terjadi lagi kekerasan terhadap wartawan yang tengah melakukan tugas jurnalistik, seperti yang terakhir terjadi dialami wartawan Metro TV Darbe Tyas dan rekan-rekan saat meliput kegiatan unjuk-rasa di Alun-Alun Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (9/10) malam.

Ketua Umum PWI Pusat Margiono, melalui siaran pers yang di keluarkan PWI Pusat, Rabu (11/10) menyatakan, PWI Pusat mengingatkan kembali kepada seluruh stake holder atau pemangku kepentingan bahwa dalam melaksanakan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum seperti diatur dalam pasal 8 UUNo.40/1999 tentang Pers.

Selanjutnya disebutkan, segenap aparat penegak hukum justru seharusnya membantu wartawan yang menjalankan tugasnya agar masyarakat mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Margiono menyatakan , mengapresiasi gerak cepat Kapolda Jawa Tengah dan meminta kasus ini diselesaikan sampai tuntas dan memberi sanksi pada aparat yang terbukti bersalah. Juga menyampaikan rasa simpati kepada Darbe Tyas yang mengalami kekerasan fisik dan psikis, serta berharap cepat pulih untuk kembali bertugas.

Pemimpin induk organisasi wartaawan terbedsar di Indonesdia itu menyatakan rasa bangga dan berterima kasih kepada PWI Banyumas dan PWI Jawa Tengah yang cepat dalam merespon tindak kekerasan tersebut. Begitu pula kepada Pengurus PWI Provinsi dan PWI Kabupaten Kota yang memberi dukungan moral dengan berbagai aksi solidaritas di seluruh Indonesia.

Penghargaan juga disampaikan kepada wartawan, baik yang mewakili organisasi maupun perorangan yang telah memberikan dukungan kepada korban kekerasan dimaksud.

PWI Pusat dikatakan telah berkomunikasi dengan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Drs Condro Kirono MM. MHum. Kapolda, dikatakan,berjanji akan memproses kasus dan para oknum yang melakukan kekerasan terhadap awak media.

Direktur Intel Polda Jateng dan Kabid Propam Jateng, dikabarkan, kini sedang berada di Banyumas untuk mendapatkan fakta yang terjadi.***(eank)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru