Thursday, December 12, 2019
Home > Berita > Puluhan Orang Tewas Dalam Kebakaran Rumah Sakit

Puluhan Orang Tewas Dalam Kebakaran Rumah Sakit

Petugas penyelamat Korea Selatan memindahkan mayat korban kebakaran di sebuah rumah sakit di Miryang. (Foto: AFP/Yonhap/Al Jazeera)

Petugas penyelamat Korea Selatan memindahkan mayat korban kebakaran di sebuah rumah sakit di Miryang. (Foto: AFP/Yonhap/Al Jazeera)

Mimbar-Rakyat.com (Seoul) – Sedikitnya 37 orang tewas dan lebih dari 70 lainnya cedera dalam sebuah kebakaran di sebuah rumah sakit di Korea Selatan, yang terjadi sejak Jumat pagi sekitar pukul 07.30 waktu setempat.

Kebakaran terjadi di ruang gawat darurat di lantai satu Rumah Sakit Sejong, Miryang, sekitar 400 km dari ibu kota Seoul. Menurut laporan Al Jazzera, menngutip kantor berita resmi Korea Selatan, Yonhap,  petugas pemadam kebakaran memperkirakan jumlah korban akan meningkat.

Sedikitnya sembilan orang terluka parah dalam kebakaran tersebut. Menurut Yonhap melaporkan, menambahkan bahwa kebakaran tersebut merupakan yang paling mematikan di Korea Selatan dalam satu dekade.

Mayoritas korban kehilangan nyawa karena lemas akibat asap beracun. Media lokal melaporkan, seorang dokter dan dua perawat termasuk di antara korban tewas. Menurut Korea Times, sebagian besar korban diyakini sebagai pasien lanjut usia.

Masih menurut harian Korea berbahasa Inggris, kepala pemadam kebakaran Miryang City mengatakan,  rumah sakit tersebut tidak memiliki alat pemadam api,.

“Ada begitu banyak asap sehingga sulit bagi orang untuk mendekati [bangunan],” kata seorang saksi di sebuah outlet berita televisi setempat. “Bahkan dari jarak 10 meter, itu menakutkan.”

Cathy Novak melaporkan untuk Al Jazeera, dari Seoul, Presiden Moon Jae-in telah mengadakan pertemuan darurat dengan penasihat utamanya.

“Dia mengatakan itu adalah situasi yang sangat disesalkan,” kata Novak. “Ada sekitar 100 orang di rumah sakit itu  pada saat kejadian, dan 96 orang lainnya di sebuah bangunan yang berdekatan, yang mirip dengan rumah perawatan.” Ke 96 pasien tersebut diyakini aman.***(janet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru