Tuesday, November 12, 2019
Home > Berita > Puasakan diri secara total, kata imam Masjid Istiqlal

Puasakan diri secara total, kata imam Masjid Istiqlal

Imam besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar. (antara)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengajak umat Islam saat bulan Ramadhan untuk melakukan puasa secara total dari hal-hal madharat yang dapat merusak pahala puasa.

“Kita harus ingat,  banyak perbuatan yang dapat merusak ibadah kita,” kata Nasaruddin, penceramah menjelang Shalat Tarawih perdana menggantikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, puasa tidak hanya menahan diri dari makan dan minum tapi juga mempuasakan indera.

Dalam kaitan puasa indera, Imam Besar Masjid Istiqlal mengajak umat agar disiplin membiasakan mata agar tidak melihat aurat yang dapat merusak pahala puasa.

Telinga, kata dia, jangan larut dalam gosip, karena puasa itu seharusnya menghindari bicara dari hal yang tidak penting.

Maka, lanjut dia, saat Ramadhan yang seiring dengan massa kampanye agar umat juga menjaga ucapan.

“Hati-hati jangan karena kepentingan sesaat membuat kita peroleh pahala Ramadhan,” katanya.

Perlu juga, kata dia, untuk seksama mengeluarkan pernyataan. Jemari juga harus berpuasa mengetik pesan di telepon selular dari hal-hal yang tidak selaras dengan keberagamaan dan menimbulkan mudharat.

“Pikiran juga harus berpuasa seperti pikiran kotor. Hati kita juga harus bisa berpuasa. Mari evaluasi hidup kita,” katanya.

Presiden tarawih

Presiden Joko Widodo melaksanakan solat tarawih pada malam pertama bulan Ramadhan 1439 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Presiden yang tiba di ruang masjid lantai 2 pada Rabu pukul 18.50 WIB mengenakan baju koko putih, dan sarung berwarna cokelat.

Pejabat yang turut dalam ibadah itu antara lain Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Staf  Presiden Moeldoko.

Sesudah memasuki ruangan, Presiden pun menunaikan solat sunnah tahiyatul masjid.

Al Hafiz Muhasyim bertindak selaku imam solat tarawih gelombang pertama. Selain itu, Ahmad Husni Ismail menjadi imam solat tarawih gelombang ke-2.  (An/Kb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru