Thursday, November 14, 2019
Home > Berita > PSSI mengutuk perbuatan hingga tewas penonton di Bekasi

PSSI mengutuk perbuatan hingga tewas penonton di Bekasi

Penonton tewas kena lemparan kembang api di stadion Bekasi, Sabtu. (kumparan.com)

MIMBAR-RAKYAT.com (Bekasi) – PSSI mengutuk perbuatan semena-mena yang terjadi di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi, Sabtu malam, yang menyebabkan seorang tewas akibat terkena lemparan kembang api.

“PSSI langsung mendampingi korban dari awal kejadian hingga ke rumah sakit. Kami mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengutuk sikap seperti ini dan semua tindakan yang bisa menghancurkan sepak bola nasional,” kata Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria, pada malam kejadian itu.

Ia menambahkan, kembang api itu diterbangkan dari tribun selatan ke tribun timur seketika usai pertandingan. Satu orang terkena kembang api itu dan akhirnya meninggal dunia,” kata Ratu Tisha mengomentari korban tewas bernama Catur Yuliantono, warga Duren Sawit, berusia 32 tahun.

Terduga pelaku pelemparan petasan maut pada laga Indonesia lawan Fiji yang berakhir 0-0 itu itu diketahui lebih dari satu orang dan sudah ditangkap oleh pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan.

Ratu Tisha menyebutkan, PSSI sebenarnya sudah menerapkan standar keamanan yang tinggi dalam laga persahabatan internasional tersebut. Namun, dia mengakui ada penonton yang lolos membawa kembang api yang akhirnya berakibat fatal.

Kepala Hubungan Media dan Promosi Digital PSSI Gatot Widakdo mengatakan bahwa PSSI juga akan memberikan santunan kepada keluarga korban.

Gatot juga berharap PSSI tidak mendapatkan sanksi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) ataupun Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) akibat hal itu.

Pihak PSSI menjeelaskan, kembang api itu diluncurkan dari tribun penonton sesaat setelah wasit Spartak Danilenko asal Kyrgyzstan meniup peluit tanda pertandingan berakhir.

Bukannya ke atas, kembang api itu malah meluncur mendatar dari tribun selatan menuju ke tribun timur dan tepat mengantam Catur Yulianto.

Catur langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Bekasi Barat yang posisinya terdekat dari stadion, tetapi diyakini meninggal dalam perjalanan.  (An/Kb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru