Thursday, September 19, 2019
Home > Berita > Provokasi Rudal Korut, Wapres AS Kunjungi Perbatasan Korea

Provokasi Rudal Korut, Wapres AS Kunjungi Perbatasan Korea

Di tengah ketegangan akibat provokasi Korea Utara dengan uji coba rudalnya, Wakil Presiden AS Mike Pence (tengah) mengunjungi kamp militer Demilatitazed Zona (DMZ) di Bonifas, Paju, dekat perbatasan Korea Utara dan Selatan, Panmunjom, Minggu (16/4). (Foto: AFP/Arab News)

Di tengah ketegangan akibat provokasi Korea Utara dengan uji coba rudalnya, Wakil Presiden AS Mike Pence (tengah) mengunjungi kamp militer Demilatitazed Zona (DMZ) di Bonifas, Paju, dekat perbatasan Korea Utara dan Selatan, Panmunjom, Minggu (16/4). (Foto: AFP/Arab News)

Mimbar-Rakyat.com (Camp Bonifas, Korsel) – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence, tiba di Camp Milieter di Bonifas, Korea Selatan, Senin (17/4) pagi untuk briefing dengan para pemimpin militer dan bertemu dengan pasukan Amerika yang ditempatkan di camp tersebut. Kedatangannya untuk menyikapi ‘provokasi’ Korea Utara.

Kunjungan Pence, merupakan sikap AS  atas ‘perang dingin’  dan meningkatnya ke tegagangan di Semenanjung Korea, sehari setelah Korea Utara melakukan peluncuran rudal, yang disebut sebagai “provokasi” peluncuran rudal yang gagal.

Kehadiran Pence di Korea adalahh awal perjalanan 10 harinya ke sejumlah negara Asia. Dia akan menjelaskan kebijakan dalam pertemuan dengan para pemimpin di Korea Selatan dan Jepang. Dia akan berusaha meyakinkan sekutu Korea Selatan dan Jepang bahwa AS akan mengambil langkah yang tepat untuk membela mereka melawan agresi Korea Utara. Pence juga akan berkunjung ke  Indonesia dan Australia.

Sebuah rudal Korea Utara meledak saat diluncurkan Minggu.  Pejabat AS dan Korea Selatan mengatakan. Korea Utara mencoba memperlihatkan kemampuan nuklir dan rudalnya saat memperingati ulang tahun kelahiran mendiang pendiri Korut dan ketika kapal induk AS mendekati Semenanjung Korea.

Terkait tindakan  Korea Utara, Presiden AS Donald Trump, Minggu,  menyatakan adalah merupakan tanggung jawab  China untuk mengekang Korea Utara. Demikian dilaporkan Arab News.

Wakil penasehat nasional KT McFarland mengatakan;   “Korea Utara adalah kewajiban untuk semua orang dan itu adalah ancaman tidak hanya untuk Amerika Serikat, tidak hanya untuk Korea Selatan, tidak hanya ke Jepang, tidak hanya untuk Rusia, tapi  ancaman bagi China juga,” kata McFarland,  Minggu, seperti dilaporkan Fox News Sunday.

Wapres Pence melakukan perjalanan pertamanya ke wilayah perbatasan Utara dan Selatan Korea sejak dia menjabat Januari lalu. Sebelumnya di ibukota Korea Selatan, ia menempatkan karangan bunga di Seoul National Cemetery.***(janet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru