Wednesday, October 23, 2019
Home > Berita > Presiden Jokowi targetkan MRT operasional Maret 2019

Presiden Jokowi targetkan MRT operasional Maret 2019

Presiden Jokowi targetkan MRT rampung Maret 2019. (bisnisindonesia)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Presiden Joko Widodo menyatakan pembangunan sarana angkutan cepat (Mass Rapid Transit/MRT) akan selesai dan dapat digunakan mulai Maret 2019.

“Saya ingin kepastian sesuai dengan jadwal, sesuai dengan waktu yang ditata sejak awal. Setelah tanya ke dirut (PT MRT Jakarta)  bahwa proyek ini akan selesai tepat waktu, bisa dioperasionalkan secara komersial tahun depan pada Maret,” kata Presiden Jokowi saat meninjau pembangunan MRT di Stasiun Senayan Jakarta.

Presiden Jokowi didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya, Gubernur DKI Jakarta Anies Bawesdan, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Dirut PT MRT Williem P Sabandar meninjau langsung pembangunan MRT di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan Stasiun Senayan, Rabu.

Menurut Jokowi, pembangunan proyek MRT itu merupakan proyek besar yang sedang dijalankan dan akan menjadi kebanggaan Indonesia.

Berkaitan dengan Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games pada Agustus-September 2018,  Presiden berharap tidak ada pembangunan fisik di atas sepanjang Jalan Sudirman Jakarta.

“Saya ingin memastikan di atas sudah tidak ada seng (penutup proyek) sudah bersih, trotoar lebar,” katanya seperti dilansir antaranews.

Presiden meminta area sepanjang Semanggi hingga Senayan sudah selesai sehingga tidak menganggu pelaksanaan Asian Games.

“Tamu Asian Games sekitar 30 ribuan. Jakarta ini sudah siap, bersih, indah dan tepat waktu,” katanya.

Pihak PT MRT Jakarta mengungkapkan saat ini proyek pembangunan MRT mencapai 91,8 persen, yakni pembangunan di bawah tanah mencapai 95,7 persen dan layang 87,9 persen dan pemasangan rel mencapai 11,314 meter.  (An/Kb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru