Tuesday, June 02, 2020
Home > Berita > Presiden Jokowi Bentuk Tim Gabungan Untuk Majukan Sepak Bola Indonesia

Presiden Jokowi Bentuk Tim Gabungan Untuk Majukan Sepak Bola Indonesia

Presiden Jokowi dalam rapat tentang sepakbola nasional. (bola)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Pemerintah menunjukkan niat besar untuk memajukan sepak bola Indonesia, terbukti ketika Presiden Joko Widodo meminta segera membentuk tim gabungan yang melibatkan berbagai pihak terkait untuk memajukan cabang si kulit bundar itu di di Indonesia.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung setelah mengikuti rapat terbatas dengan topik Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden Jakarta, mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta Menteri Koordinator Bidang PMK untuk melakukan hal tersebut.

“Presiden meminta Menko PMK membuat tim gabungan yang melibatkan seluruh lembaga bersama dengan KONI dan PSSI untuk mempersiapkan strategi langkah dan sebagainya,” kata Pramono kepada media.

Ia mengatakan ada sejumlah hal termasuk empat “concern” penting Presiden yang perlu dilakukan untuk memajukan persepakbolaan di Indonesia.

Empat hal yang dimaksud yakni pembinaan sepak bola harus dilaksanakan sejak usia dini, perbaikan sistem dan tata kelola persepakbolaan Indonesia, perbaikan manajemen klub, dan penyediaan infrastruktur stadion dan tempat latihan yang memadai.

“Presiden juga memerintahkan beberapa menteri untuk membuat Kantor PSSI lebih baik daripada negara tetangga kita,” katanya.

Rapat terbatas yang membahas khusus tentang PSSI itu merupakan kali pertama dilakukan sepanjang Pemerintahan Jokowi-JK.

“Ini adalah ratas pertama tentang PSSI, sejauh yang kami tahu belum pernah ada ratas tentang PSSI. Semoga ini membangkitkan semangat kita untuk membangkitkan, menyemangati kemajuan sepak bola kita,” katanya.

Kelangkaan pemain

Sementara Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi mengatakan kelangkaan pemain menjadi salah satu kelemahan sepak bola Indonesia sehingga perlu upaya dan dukungan bagi terciptanya lebih banyak pemain sepak bola di Indonesia.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Edy Rahmayadi usai rapat di Kantor Presiden Jakarta itu.

“Kelemahan sepak bola dibahas mulai dari jumlah pemain. Jangankan kita mencapai kualitas, kuantitas saja kita tidak sampai. Untuk itu petunjuk Presiden semua pihak, semua menteri terkait untuk mendukung terciptanya pemain sepak bola di indonesia ini,” kata Edy.

Ia mengatakan saat ini perlu ada berbagai perbaikan sehingga persepakbolaan Indonesia bisa berkiprah di tingkat Asia hingga di tingkat internasional.

Edy menegaskan perlunya juga perbaikan di bidang infrastruktur sebab hingga kini lapangan sepak bola yang terstandar FIFA di Indonesia jumlahnya baru dua yakni di Palembang dan Jakarta.

“Ini diharapkan setiap provinsi ada satu lapangan sepak bola berstandar FIFA. Ini juga perintah Presiden akan dicari termasuk setiap desa akan ada lapangan bola,” katanya.

Edy menekankan pentingnya menambah jumlah pelatih karena sampai saat ini jumlahnya juga masih sangat minim yakni hanya 167 pelatih di seluruh Indonesia. Padahal di Malaysia misalnya sudah ada sekitar 565 pelatih sepak bola.

Ke depan ia mengharapkan akan ada lebih banyak dilakukan pembinaan kepada pelatih sepak bola.  (AN/KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru