Tuesday, November 12, 2019
Home > Berita > Presiden: Jakarta Paling Rawan Sengketa Tanah

Presiden: Jakarta Paling Rawan Sengketa Tanah

Presiden saat acara penyerahan sertifikat tanah program strategis nasional se-Jabodetabek di Jalan MH Thamrin. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Presiden Jokowi mengatakan, Jakarta kota paling rawan sengketa lahan. Sebidang tanah bisa memiliki tiga sampai empat sertifikat.

Presiden menuturkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bahkan harus kehilangan asetnya gara-gara sengketa. Kekalahan Pemprov dalam sengekta lahan menjadi indikasi buruk bagi warga biasa.

“Kita cerita di Jakarta saja. Satu bidang ada yang punya tiga sampai empat sertifikat, akhirnya sengketa. Pemerintah DKI saja, eks (kantor) Walikota Jakarta Barat kalah coba. Bayangankan pemerintah saja kalah,” ujarnya saat acara penyerahan sertifikat atas tanah program strategis nasional se-Jabodetabek di Jalan MH Thamrin, Minggu (20/8).

Presiden Jokowi menuturkan, saat menjabat Gubernur DKI Jakarta, dirinya sudah mengurus sertifikat lahan Taman BMW, Jakarta Utara. Namun hingga menjabat presiden, sertifikat belum dimiliki.

“Namun penantian tersebut terjawab setelah hari ini sertifikat lahan yang akan dibangun stadion itu diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat.”

“Waktu saya jadi gubernur ngurus yang namanya sertifikat untuk untuk stadion
nggak rampung-rampung, sampai saya gak jadi gubernur gak rampung juga. Apalagi rakyat. Tapi alhamdulillah baru saja kita serahkan sertifikat BMW yang di Jakut kepada Pak Gubernur,” imbuh Jokowi.

Dalam acara tersebut, pemerintah pusat melalui Badan Pertanahan Nasional menyerahkan 17 sertifikat kepada Pemprov DKI. Sertifikat terdiri dari 15 sertifikat aset daerah dan dua sertifikat hak pengelolaan lahan Pulau C dan Pulau D. (joh)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru