Tuesday, June 25, 2019
Home > Berita > Presiden Grabar-Kitarovic ibu cantik bintang PD 2018

Presiden Grabar-Kitarovic ibu cantik bintang PD 2018

Presiden Kroasia Kolinda-Grabar-Kitarovic. (hariannasional)

MIMBAR-RAKYAT.com (Moskow)  – Presiden Kroasia, Kolinda Grabar-Kitarovic tampil amat keibuan, cantik, dan tidak sungkan-sungkan memeluki satu persatu para pemain serta pelatih kedua tim yang beradu di final Piala Dunia 2018.

Ia selalu berada di tengah-tengah penonton, mengenakan kaos tim dan memberi semangat saat Kroasia tanding lawan Prancis di final Piala Dunia, Minggu lalu.

Saat timnya kalah, dia rela basah-basahan kehujanan memeluk pemain dari kedua tim, sedangkan bibirnya tetap menyungging senyum meski timnya kalah.

Baik sebelum laga final mau pun setelah usai pertemuan final yang amat meriah itu, media dunia memberitakan porsi khusus untuk menuliskan sosok presiden Kroasia itu.

Perusahaan penganalisa media, Mediatoolkit, yang berbasis di Zagreb, Kroasia, menemukan 25 persen fokus ke pemberitaan soal presiden Kolinda.

Media terfokus kepada presiden cantik itu, bukannya kepada para pemain timnas, bahkan termasuk pemenang Bola Emas Luka Modri, Ivan Periši dan Mario Manduki.

Perusahaan analis media itu menjelaskan, lebih dari 80 persen pemberitaannya positif.

Mediatoolkit mengatakan, presiden Kroasia pergi ke Rusia dengan uangnya sendiri naik kelas ekonomi, dia sering menoton laga dari tribun yang bukan VIP.

Dia juga melewatkan semifinal Kroasia vs Inggris hanya karena bentrok dengan pertemuan NATO.

Pengamat politik sekaligus jurnasil Boris Deulovi mengatakan “kehadirannya di Piala Dunia sangat bisa diterjemahkan sebagai sebuah video lanjutan pra-pemilu.”

“Dia pakai ini untuk memperkuat strategi kehumasannya jadi presidennya rakyat. Ini yang dia lakukan di Kroasia akhir-akhir ini.”

“Tak hanya ditonton publik Kroasia, tapi ini jadi tontonan warga dunia.”

Grabar-Kitarovi dipilih jadi presiden pada 2015. Dia adalah wajah baru dari partai Croatian Democratic Union (HDZ) yang konservatif.

Partai ini menghadapi banyak tuduhan korupsi selama bertahun-tahun. Paling krusial yang melibatkan mantan perdana menteri Ivo Sanader, yang terlibat dalam lima pengadilan korupsi yang tumpang tindih.

Grabar-Kitarovi dan juga sebagian besar birokrat HDZ hingga kampanye pemilu 2015, masih memeluk warisan partai sebagai perwakilan dari hak konservatif dan patriotik.

Namun, dengan pendidikan luar negerinya, penguasaan bahasa Inggris yang sangat baik dan posisi tinggi sebelumnya di NATO, Grabar-Kitarovi sangat kontras dengan para mantan jenderal dan walikota lokal yang brutal yang biasanya dikaitkan dengan HDZ.

Penampilannya di Piala Dunia mungkin merupakan indikator paling jelas dari perannya dalam HDZ dan lingkup politik Kroasia, di mana presiden adalah kepala negara dan wakil kepala negara di dalam dan luar negeri.

Presiden Kroasia memeluk dan menghibur Modric usai laga final PD 2018. (liputan6)

Sementara perdana menteri, Andrej Plenkovi, ditugasi untuk bernegosiasi dengan kepala Sberbank Rusia, kreditur terbesar terbesar dari konglomerat terbesar dan paling bermasalah di Kroasia, Grabar-Kitarovi bertukar kaus dengan Vladimir Putin di Moskow.

Kiprah Grabar-Kitarovic

Bagaimana kiprah Grabar-Kitarovic sehingga dapat memimpin negara dengan luas 56.594 km itu?

Grabar-Kitarovic lahir pada 29 April 1968 di Rijeka, bagian Kroasia di Yugoslavia.

Ia pernah ikut program pertukaran pelajar saat masih bersekolah dan  menghabiskan satu tahun di SMA Los Alamos di New Mexico.

Kemudian, dia melanjutkan studinya di Zagreb, Vienna, Washington DC dan Havard, sebelum akhirnya menyelesaikan studi doktornya di negara asalnya pada tiga tahun lalu.

Grabar-Kitarovic fasih berbahasa Kroasia, Inggris, Spanyol, dan Portugal. Ia juga dapat memahami bahasa Jerman, Perancis, dan Italia.

Melihat sosoknya, beberapa penggemar sepak bola salah mengira ia sebagai model Coco Austin dan bintang porno asal Amerika Serikat Diamond Foxxx. Sosok para model itu pun dibuat seolah-olah ia sedang mengenakan bikini dan viral di media sosial.

Ia menjadi presiden keempat Kroasia pada Februari 2015, sekaligus perempuan pertama yang menjadi presiden Kroasia.

Sebelum menjadi orang nomor satu di negaranya, dia telah memegang beberapa posisi sejak bergabung dengan Uni Demokrat Kroasia (HDZ) pada 1993.

Dia memulai kariernya di HDZ sebagai penasihat untuk Kementerian Luar Negeri.

Grabar-Kitarovic pernah bekerja sebagai Duta Besar Kroasia untuk Amerika Serikat dan sebagai Asisten Sekretaris Jenderal NATO sebelum terpilih dengan mengalahkan kepala negara saat itu, Ivo Josipovic.

Ia menikah dengan Jakov Kitarovic pada 1996 dan memiliki dua orang anak.

Putrinya yang berusia 17 tahun, Katarina, merupakan juara kejuaraan nasional skate junior. Putra keduanya bernama Luka, lahir pada 2003.

Satu hal yang pasti, presiden itu menjadi perhatian hebat para penonton Piala Dunia 2018, karena kelihatan amat keibuan dengan senyum yang tak putus-putusnya. Selain tentu saja karena kecantikannya.  (An/Kb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru