Thursday, June 20, 2019
Home > Berita > Presiden FIA Rangkul IMI Kampanyekan Keselamatan Jalan Raya

Presiden FIA Rangkul IMI Kampanyekan Keselamatan Jalan Raya

Presiden Federasi Automotif Internasional (FIA) Jean Todt bertemu dengan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Sadikin Aksa.

MIMBAR-RAKYATcom (Jakarta) – Presiden Federasi Automotif Internasional (FIA) Jean Todt  dalam kapasitasnya sebagai “UN Special Envoy for Road Safety” bertemu dengan pengurus PP IMI dan menjelaskan tentang program keselamatan mengemudi di jalan raya, mengingat angka kecelakaan di Indonesia cukup tinggi. 

Walaupun data dari kepolisian Indonesia menunjukkan angka kecelakaan menurun drastis pada lima tahun terakhir hingga 2015, tapi masih terhitung tinggi menurut ukuran dunia.

Kecelakaan di jalan raya merupakan salah satu pembunuh paling berbahaya di dunia dan pembunuh nomor satu untuk masyarakat usia 15-29 tahun.

Jean Todt memberikan arahan kepada IMI untuk menjalankan program “road safety” di Indonesia dan IMI sebagi regulator akan melakukan kampanye keselamatan jalan raya dengan mengedukasi pengguna jalan untuk lebih berhati-hati dan harus mampu menghargai diri sendiri maupun orang lain.

Selain dapat menjalankan program “road safery” di Indonesia, Jean Todt juga berharap  mendukung semua program FIA mengenai “road safety” ke depannya.

Salah satu cara untuk melakukan edukasi adalah melalui iklan tentang keselamatan berkendara. Walaupun mungkin Indonesia masih terdapat berbagai tantangan untuk mensosialisasikan informasi tersebut, tetapi menurut Jean Todt, edukasi mengenai keselamatan berkendara harus diberikan kepada masyarakat seperti seorang murid sedang menerima pelajaran di sekolah.

Ketua Umum IMI, Sadikin Aksa mengatakan, “IMI sudah memiliki prorgram kampanye ‘road safety’  yang telah berjalan dalam dua tahun terakhir, yaitu ‘road safety goes to school’ dan sudah dijalankan di 16 provinsi.

Namun, menurut Jean Todt angka tersebut masih kurang dan ia meminta tahun ini program tersebut harus dilakukan merata ke seluruh di Indonesia, di 34 provinsi, walaupun angka kendaraan bermotor di beberapa propinsi masih kecil. “Namun harus tetap disosialisasikan karena hal ini merupakan kampanye dunia dan sangat bermanfaat, ” katanya.

Untuk menjalankan program “road safety” ini, IMI diharapkan dapat bekerja sama dengan berbagai pihak yang bersedia mendukung kegiatan ini.

“Arahan dari Jean Todt mengatakan bahwa IMI memiliki tanggung jawab cukup besar mengenai kampanye ini,  karena IMI mempunyai banyak anggota yang menggunakan kendaraan dan berada di jalan raya setiap harinya,” kata Sadikin.

Ia menyebutkan, sebaiknya untuk kampanye ini IMI juga mencari sponsor, sehingga dalam waktu empat tahun ke depan kampanye ini sudah dapat berjalan dengan baik, dan pesan yang ingin disampaikan benar-benar dipahami oleh masyarakat luas.” tambah Sadikin.  (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru