Sunday, December 09, 2018
Home > Berita > Prabowo Mengaku Bangga Didukung Anak Bung Karno dan Pak Harto

Prabowo Mengaku Bangga Didukung Anak Bung Karno dan Pak Harto

Prabowo menyalami putri Pak Harto, Titiek Soeharto. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Capres Prabowo Subianto mengaku bangga banyak tokoh politik dari berbagai latar belakang yang kini menjadi pendukungnya.

Menurut dia, banyak orang yang dulunya berseberangan politik, kini berkoalisi mendukung Prabowo-Sandiaga Uno. Hal itu disampaikan dalam acara pembekalan relawan Prabowo-Sandi di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/11).

“Koalisi Adil Makmur adalah koalisi yang agak aneh. Anda perhatikan nggak. Di sini ada anaknya Bung Karno, Mbak Rachma, ada juga anaknya Pak Harto,” kata Prabowo.

Yang dia maksudkan adalah Rachmawati Soekarnoputri (anak Bung Karno), dan Siti Hediati Hariyadi/Titiek Soeharto (anak mantan Presiden Soeharto).

Dia menyebutkan pula. sebagai politikus Gerindra, Rachmawati masuk jajaran pro-Prabowo-Sandi. Sedangkan Titiek Soeharto, sejak Pilpres 2014, juga sudah menjadi pendukung mantan suaminya itu.

Titiek, yang sebelumnya politikus Golkar, kini menjadi Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya.

Kali ini, Prabowo pun lalu berkelakar. Meski ada dua anak mantan Presiden RI di Koalisi Indonesia Adil dan Makmur, justru dialah yang menjadi capres. “Eh gue calon presidennya,” ungkap Prabowo.

Dia mengatakan, dulu, Soeharto dan Bung Karno pernah dianggap berseberangan. Namun saat ini anak-anak mereka bersatu padu mendukung dan mengusungnya.

“Jadi dulu Pak Harto pernah dianggap berseberangan dengan Bung Karno. Bayangkan, sekarang anaknya Pak Harto sekarang sama-sama dengan anaknya Pak Sukarno,” kata Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus itu juga menyinggung hubungan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dengan Soeharto. Keduanya juga dulu berseberangan. Amien Rais merupakan aktivis 1998 yang melengserkan Soeharto.

“Pak Amien Rais dulu agak berseberangan dengan Pak Harto, sekarang duduk satu baris,” ungkapnya.

Selain itu, Prabowo juga menyinggung hubungannya dengan Amien dan Presiden PKS Sohibul Iman. Dia menyebut dulu dia pernah ditugasi mengejar keduanya saat peristiwa ’98.

“Pak Sohibul dulu demo-demo melawan tentara, sekarang beliau dukung mantan tentara. Dulu saya disuruh ngejar-ngejar Pak Sohibul, sama Pak Amien Rais, itu dulu tugas saya, saya minta maaf, nuwun sewu Pak Amien,” tutur Prabowo.

Prabowo pun meminta semua pihak optimistis melihat ke depan. Dia juga meminta agar era-era perpecahan tersebut dilupakan.

“Sekarang kita lihat ke depan, jangan lihat ke belakang, kita jaga persatuan dan kita selamatkan masa depan anak-anak bangsa kita,” pungkasnya. (p/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru