Thursday, August 22, 2019
Home > Berita > Potensi Hujan Meningkat, Waspadai Banjir dan Longsor

Potensi Hujan Meningkat, Waspadai Banjir dan Longsor

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Kejadian cuaca ekstrem di beberapa daerah dapat mempengaruhi pola cuaca di sejumlah wilayah Indonesia dan dampaknya terjadi peningkatan potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang

Kejadian cuaca ekstrem di beberapa daerah berakibat fatal, seperti banjir bandang di Banyuwangi, banjir di Sulawesi Tenggara dan DKI Jakarta, serta longsor di Bogor yang terjadi pada saat musim kemarau. Hal itu menimbulkan banyak pertanyaan di masyarakat.

Menurut Deputi Bidang Meteorologi, Drs Mulyono R Prabowo M.Sc. dalam penjelasannya mengatakan; “Pada saat musim kemarau, hujan dapat dimungkinkan terjadi jika kondisi atmosfer terpenuhi antara lain supplay uap airnya, kelembapan udara yang relatif masih tinggi dan sebagainya. Hal itu yang dimungkinkan terjadi antara 26-29 Juni 2018.

Kondisi cuaca signifikan beberapa hari ini di sejumlah wilayah, selain pengaruh dinamika cuaca lokal, meningkatnya aktivitas cuaca juga didukung indikasi aktifnya aliran massa udara basah lebih dikenal dengan fenomena skala regional Madden Julian Oscilation (MJO) atau fenomena gelombang atmosfer tropis yang merambat ke arah timur dari Samudera Hindia, sebelah barat Sumatera yang masuk ke wilayah Indonesia bagian barat dan tengah.

Kondisi ini, katanya seperti disampaikan melalui siaran pers oleh BMKB, juga berkaitan dengan berkembangnya daerah pusaran angin di sekitar wilayah Samudera Hindia barat Sumatra dan Selat Makassar yang memicu pemusatan massa udara, daerah belokan/perlambatan angin dan jalur pertemuan angin (konvergensi) serta dorongan massa udara kering dari wilayah Selatan yang dapat memicu pertumbuhan awan yang signifikan.

Kondisi tersebut mempengaruhi pola cuaca di wilayah Indonesia dan dampaknya terjadi peningkatan potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah, sbb;

  • Aceh
  • Sumatera Selatan
  • Lampung
  • Kep. Bangka Belitung
  • Banten
  • Jawa Barat
  • DKI Jakarta
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Timur
  • Gorontalo
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Tenggara
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Barat
  • Maluku Utara
  • Maluku
  • Papua Barat

Potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter diperkirakan terjadi di Perairan selatan Jawa hingga NTB, Samudra Hindia barat Kep. Mentawai hingga selatan NTB, Perairan selatan Kep. Sermata hingga Tanimbar, Perairan selatan P. Sumba hingga P. Sawu, Perairan Kupang – P. Rotte, Laut Timor selatan NTT, dan Laut Arafuru.

Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.***(edy t)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru