Monday, October 14, 2019
Home > Berita > Polisi Telusuri Kemungkinan Pretty Asmara Terkait Kasus Prositusi di Kalangan Artis

Polisi Telusuri Kemungkinan Pretty Asmara Terkait Kasus Prositusi di Kalangan Artis

Pretty Asmara. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Komedian Pretty Asmara diduga bukan cuma tersandung kasus narkoba. Polisi sedang menelusuri kemungkinan dia terkait kasus prostitusi di kalangan artis.

Kasubdit II Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Donny Alexander mengatakan, pihaknya masih mendalami indikasi tersebut.

“Kalau informasi soal muncikari banyak yang menyampaikan itu kepada kami, tapi sampai sekarang belum ada indikasinya,” kata AKBP Donny. “Kami hanya fokus pada kasus narkotika, terutama dalam mengungkap bandar dan peranan para tersangka,” kata Donny, Rabu (10/7).

Isu tak sedap tentang prostitusi artis mencuat ketika Pretty, 39, bersama 7 artis lainnya serta satu terduga bandar ditangkap polisi di tempat karaoke atas kasus narkoba.

Sementara itu polisi mencurigai uang Rp25 juta yang disita, adalah hasil transaksi narkoba. Namun kuasa hukum Pretty mengatakan uang tersebut bukan seluruhnya hasil penjualan narkoba.

Ramdan Alamsyah, kuasa hukum Pretty kepada wartawan menyebutkan, uang tersebut memang diberikan untuk transaksi barang haram. “Uang itu diberikan temannya Pretty inisialnya A, memberikan uang kepada Pretty. Dia disuruh beli,” katanya di Polda Metro Jaya, Rabu.

Menurut dia, uang diberikan ke sopirnya yang saat penggerbekan sudah kabur. “Uang Rp 25 juta itu tidak hanya untuk narkoba tapi hal lain,” tambah Ramdan.

Diberitakan sebelumnya, polisi menangkap Pretty bersama 7 artis lainnya di dalam kamar 2138 Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Minggu (16/7) dinihari.

Ketujuh artis lainnya, Susi Susanti alias Sisi Salsabila (pemain film layar lebar), Emilia Yusuf (penyanyi dangdut), Erlin Susanti (penyanyi dangdut), Melly Abtianingsih alias Melly Karlina (penyanyi dangdut). Lalu Asri Handayani (pesinetron), Gladyssta Lestita (model), dan Daniar Widiana (penyanyi pop).

Mereka ditangkap setelah mendapat keterangan dari Pretty dan seorang laki-laki bernama Hamdani Vigakusumah Soeradinata alias Dani yang ditangkap di lobi Hotel Mercure. Tersangka lainnya, Alvin, masih buron.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono menjelaskan, mereka yang ditangkap belum ditemukan indikasi aktivitas lain termasuk prostitusi. “Murni narkoba. Sementara saat kegiatan kami hanya temukan itu,” kata Argo.

Guna mengungkap peran masing-masing, Polda Metro Jaya juga mengajukan surat assesment atau penilaian sebagai syarat rehabilitasi.

“Kami lakukan assesment di BNN. Surat sudah kami ajukan ke sana. Sudah dites urine, semuanya positif. Ada dokter polisi, dokter BNN, dokter pemerintah, nanti bagaimana hasilnya kami lihat saja, apakah direhabilitasi atau tidak,” tandas Argo. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru