Wednesday, February 26, 2020
Home > Berita > Poedio Oetojo dari IMI ke IMI dan Total di Otomotif

Poedio Oetojo dari IMI ke IMI dan Total di Otomotif

Poedio Oetojo

Image credit: racing4.net

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Poedio Oetojo pernah menjabat sebagai sekretaris utama Ikatan Motor Indonesia (IMI) DKI Jaya periode 1988-1996. Pada periode PP IMI 2015-2019 ia menjabat sebagai Ketua Bidang Olahraga Mobil. 

“Mungkin Mas Uce saat ini merupakan tokoh olahraga otomotif paling sepuh di Tanah Air,” demikian ditanyakan MR.com kepada pria yang juga kerap disapa Mas Uce (atau Mas Ut) itu saat bertamu ke ruangnya di kantor baru PP IMI di kawasan SCDB Jenderal Sudirman, medio minggu ini.

“Bukan, masih ada senior saya,  Pak Bambang Gundardi,” kata Poedio yang kelihatan sehat walafiat .

Poedio merupakan pereli jaman doeloe, lahir pada 20 Juli 1943 – sedangkan dua adiknya yang juga mantan pereli, Poedio Bintoro (1950) dan Poedio Boedojo (1951) –  sudah beralih ke profesi lain kendati Bintoro masih aktif dalam berbagai panitia lomba otomotif.

Sedangkan Bambang Gunardi yang juga mantan pebalap kondang – lahir pada5 Juni 1941, sehingga pantas Poedio menyebutkan Bambang sebagai seniornya. Bambang Gunardi memiliki adik, Beng Soeswanto, yang tak kalah kondangnya karena menyandang Piala Presiden Indonesia hingga enam kali beruntun, untuk jenis reli mobil.

Poedio, putra mantan wakil gubernur DKI Jakarta 1964-1965, S. Hoepoedio ini, sejak masa remaja tidak lepas dari dunia balap membalap, kemudian menjadi panitia dalam berbagai perlombaan otomotif roda empat dan sebagai tokoh sentral dalam badan organisasi otomotif Indonesia.

“Apa yang Mas Uce lakukan sebagai ketua bidang olahraga mobil di PP IMI?”,  ditanyakan lagi saat Mas Uce terbebas dari dering telepon yang terus berkesinambungan.

“Saya berusaha membenahi sedikit-sedikit apa yang perlu dibenahi,” kata Uce yang kerap sebagai pimpinan perlombaan dalam perlombaan speed rally, sprint rally, slalom-test, karting, reli wisata, motokros dan beberapa lainnya.

Ia menuturkan, duduknya ia pada posisinya sekarang ini di IMI, atas permintaan Sekjen PP IMI Jeffrey JP, yang sebelumnya memintanya untuk memberikan rekomendasi, siapa kira-kira yang pantas untuk menduduki kursi ketua bidang olahaga mobil itu.

“Saya tidak berani memberikan rekomendasi..eh malah saya yang diminta. Setelah berpikir lama, saya menyetujuinya,” kata Poedio, dengan menambahkan, tugas yang dilakoninya itu tidak dapat dijalankan dengan tidak bersungguh-sungguh.

Poedio Oetojo dan dua adiknya sebagai jagoan reli wisata pada jamannya. Profil singkat mereka dalam buku Otomotif Indonesia. (arl)
Poedio Oetojo dan dua adiknya sebagai jagoan reli wisata pada jamannya. Profil singkat mereka dalam buku Otomotif Indonesia. (arl)

“Ini harus dilakoni full-time dan saya sekarang tidak bisa lagi jadi panitia dalam berbagai lomba, seperti yang saya lakukan dalam berpuluh-puluh tahun ini,” tutur pereli yang dalam seminggu pernah mendapat dua mobil, karena memenangi reli wisata bersama dua saudaranya itu.

Sebagai ketua bidang olahraga roda empat, Poedio dibantu oleh mantan pebalap Ananda Mikola, Hervian Soejono dan Anto Bambang Utoyo.

Selamat bekerja demi kemajuan olahraga otomotif Indonesia Mas Uce, semoga tetap sehat walafiat.  (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru