Wednesday, July 08, 2020
Home > Berita > PMI Bermasalah Partisipasi HUT RI di Doha

PMI Bermasalah Partisipasi HUT RI di Doha

MIMBAR-RAKYAT.com (Doha) – Duta Besar RI untuk Qatar, Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Basri Sidehabi, meresmikan pekan olah raga yang diselenggarakan KBRI Doha  guna memeriahkan HUT ke-73 Republik Indonesia.

Acara yang bertema “Kerja Kita, Prestasi Bangsa”, mulai dilaksanakan di KBRI Doha pada 17 Juli 2018.

Mengingat suhu ekstrim di Qatar pada siang hari temperatur mencapai 50 derajat Celsius, Pemerintah Qatar menghimbau agar masyarakat menghindari kegiatan di luar rumah, sekiranya tidak ada keperluan mendesak.

Sehubungan dengan itu, acara olah raga dilaksanakan  di ruang tertutup sampai bulan  September  2018.

Rangkaian acara dilaksanakan bekerja sama dengan Persatuan Masyarakat Indonesia di Qatar (Permiqa) yang diketuai Prihandoko.

Permiqa merupakan wadah organisasi dari 51 ormas di Qatar yang memiliki  WNI sekitar 40.000 orang yang tersebar di berbagai kota di Qatar seperti Dukhan, Messaid, Wakrah, Alkhor dan Doha.

Acara melibatkan komunitas diaspora berkerjasama dengan KBRI Doha guna memberikan kesempatan kepada masyarakat Indonesia yang tinggal di Qatar untuk bersama-sama memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan RI.

Dalam acara pembukaan,  Dubes Basri mengatakan rangkaian kegiatan olahraga selain untuk menjadikan fisik dan mental sehat juga meningkatkan jiwa sportivitas.

Kegiatan tersebut juga menjadi acara silaturahmi dengan berbagai  komunitas Indonesia di Qatar.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan bola tenis meja oleh Dubes Basri yang berpasangan dengan Ibu Andi Una yang diterima Ketua Panitia HUT RI Muhamad Yusuf  yang berpasangan dengan Soraya Alyahya.

Seperti perayaan HUT RI tahun sebelumnya, KBRI Doha menggelar empat  cabang olahraga, di antaranya tenis meja, badminton, bowling, perlombaan untuk para TKI bermasalah dan permainan anak-anak seperti lomba make up mata di tutup, memasukan pensil dalam botol, lomba bola sarung, lomba joget jeruk dan berbagai perlombaan lainnya.

Sedangkan komunitas diaspora akan mengadakan kegiatan lanjutan seperti pertandingan voli, sepakbola dan perlombaan untuk ibu-ibu dan anak-anak menjelang akhir musim panas.

PMI bermasalah

Perayaan kegiatan HUT melibatkan para  Pekerja Migran Indonesia (PMI)  bermasalah yang berada di shelter KBRI Doha. Hal ini bertujuan menghibur para PMI yang umumnya didominasi PMI wanita, sambil menunggu dipulangkan dan sekaligus bentuk perhatian pemerintah terhadap PMI di luar negeri.

Dubes Sidehabi mengharapkan agar semua warga negara Indonesia yang berada di Qatar termasuk PMI  bermasalah turut merasakan suasana HUT RI meski jauh dari tanah air.

Menurut mantan Irjen TNI ini, perayaan ini merupakan wujud solidaritas terhadap PMI bermasalah yang berada di penampungan KBRI Doha agar merasakan rasa persaudaraan dan kebersamaan.

“Ini merupakan ungkapan rasa empatinya terhadap penderitaan yang dialami PMI, para pahlawan devisa guna menghidupi keluarganya di tanah air,” ungkap mantan Anggota DPR ini.

Menurut Minister Counsellor KBRI Doha, Boy Dharmawan, perayaan acara HUT RI yang melibatkan PMI di penampungan  merupakan tradisi  setiap tahun agar para PMI bermasalah merasa sebagai bagian dari keluarga besar KBRI Doha.

“Ini merupakan wujud dari perlindungan dan keberpihakan pemerintah serta sekaligus menghargai perjuangan PMI di luar negeri ” ungkapnya.

Di sela-sela pertandingan, pemain maupun penonton dapat menikmati sajian kuliner Indonesia, antara lain rawon, sayuran, telor asin, tahu, berbagai gorengan, dan jajanan pasar lainnya.  (bd/kb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru