Tuesday, April 07, 2020
Home > Global > Pilihan Bagi Susan: Boleh Nikahi Pengedar Narkoba Ketimbang Muslim

Pilihan Bagi Susan: Boleh Nikahi Pengedar Narkoba Ketimbang Muslim

Susan Carland masuk Islam

Susan Carland masuk Islam (dream.co.id)

MIMBAR-RAKYAT.com (Melbourne) – Susan Carland mendapat ultimatum berat dari ibundanya, yang mengatakan ketimbang ia menikah dengan seorang muslim, lebih baik ia menikah dengan pengedar narkoba.

Permintaan itu diungkapkan seorang ibu kepada anaknya, Susan Carland, yang ketika itu berusia  17 tahun,  setelah si gadis memutuskan salah satu revolusi pada tahun barunya, yakni mempelajari keyakinan lain.

Tentu bagi Susan, agama Islam bukanlah menjadi agama prioritasnya, karena ketika itu ia menilai Islam sebagai agama yang penuh dengan kekerasan, masalah gender, dan terlihat asing baginya.

Hidayah Allah turun dua tahun kemudian, tepatnya saat berusia 19 tahun, Susan justru menjadi seorang mualaf. Susan yang dibesarkan dengan baptis memutuskan untuk memeluk agama Islam tanpa adanya pengaruh dari orang lain.

Nah begini kejadiannya. Suatu hari, ibunya memasak daging babi untuk makan malam. Saat itu juga, kemudian ibunya menyadari putrinya telah menjadi ‘korban’ Islam. “Ibuku memelukku, tapi dia menangis,” kata Susan.

Laman OnIslam.net melansir, beberapa waktu kemudian, Susan pun memutuskan mengenakan kerudung. Selama delapan tahun setelah menjadi mualaf, hubungan Susan dengan ibunya pun retak tapi saat ini, kata dia, hubungan mereka baik-baik saja.

“Sekarang, ibuku bahkan membelikanku kerudung dan mengirimkan hadiah untuk anak-anakku saat Hari Raya,” kata dia. Susan menyadari di dalam Islam tidak ada kesenjangan intelektual antara pikiran, tubuh, dan jiwa yang ia temukan dalam agama Kristen.

Selain itu, Susan juga memutuskan untuk memeluk Islam karena ia menyadari sifat Allah dalam Islam. “Amat menarik bagiku setelah mengetahui dan mempelajarinya,” katanya.

Susan merupakan dosen di Universitas Monash di Melbourne dan ahli dalam bidang gender dan sosiologi agama. Ia pun mengaku mencintai Islam tanpa adanya sedikit pun keraguan. “Orang-orang yang paling menginspirasi dan hebat yang pernah aku temui adalah Muslim,” kata Susan.

Pada Februari 2002, Susan menikah dengan seorang pengacara Melbourne, Waleed Aly yang merupakan eksekutif Dewan Islam Victoria. Waleed Aly saat ini juga menjadi dosen ilmu politik di Universitas Monash dan bekerja di Pusat Penelitian Terorisme Global.

Susan menegaskan, saat ia memutuskan menjadi mualaf, tidak ada orang lain yang mempengaruhinya dan itu merupakan keputusannya sendiri, sebab, saat menjadi Muslim, ia belum menikah dengan Waleed.

Dalam Islam, Susan mengatakan ia menemukan keyakinan yang damai, egaliter, berkeadilan sosial, dan memiliki keseimbangan jiwa dan intelektual yang indah.

Ia telah mendapat hidayah dari Allah swt.  (rol/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru