Saturday, December 14, 2019
Home > Headline > Pidato Raja Yordania Tentang Islam Membuat Anggota Parlemen Eropa Terkesima (Video)

Pidato Raja Yordania Tentang Islam Membuat Anggota Parlemen Eropa Terkesima (Video)

pidato raja yordania

Pidato raja yordania tentang islam membuat anggota parlemen eropa terkesima — Raja Yordania, Abdulah bin Al-Husain (Abdulllah II) menyampaikan sebuah pidato tentang Islam dihadapan para anggota parlemen Eropa pada 10 maret 2015. Pada pidatonya yang sangat singkat tersebut, Raja Abdullah membuat hadirin yang terdiri dari para anggota perlemen Eropa terkesima dengan pidatonya. Mereka berdiri dan memberikan tepuk tangan untuk Abdullah.

pidato raja yordania

Menerangkan konsep Islam yang Rahmatanlil Aalamin, pilihan kata Raja Abdullah terdengar sangat luar biasa. Hal ini tentu saja berbeda 180 derajat dibanding stigma negatif yang sering dikampanyekan pihak barat selama ini.

Raja Abdullah dalam pidatonya tersebut juga menerangkan bahwa Islam adalah agama kasih sayang dimana mereka dilarang menghancurkan tempat ibadah apapun, selain itu Islam juga memperlakukan segala sesuatu secara adil, bahkan pada saat perangpun, Islam melarang untuk membunuh wanita dan anak-anak.

Berikut transkrip pidatonya.

Inilah sebabnya penting untuk diperjelas. Apa makna sebenarnya menjadi seorang Muslim. Aku dan banyak Muslim lainnya telah diajarkan semenjak tahun-tahun pertama (sekolah penj), bahwa agama kami (Islam) menuntu hormat dan perhatian bagi sesama (manusia).

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Kalian tidak beriman hingga kalian mencitai sesamamu seperti kalian mencintai dirimu sendiri”.

Itulah Makna Menjadi Seorang Muslim.
Diantara nama-nama Allah kita mendengar, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Selama hidupku, setiap hari aku mendengar dan memberi salam “Assalamu’alaikum”.
Ucapan kepada orang lain agar diberkati dengan damai.

Inilah makna menjadi seorang Muslim.

Lebih dari seribu tahun lalu sebelum konvensi Jenewa. Tentara muslim dilarang membunuh anak kecil, wanita dan orang tua. Dilarang merusakan pohon. dilarang mencelakakan pendeta, Dilarang merusak gereja.

Nilai2 islam yang sama ini diajarkan kepada kami di sekolah semenjak kanak-kanak. Tidak menghancurkan atau menodai di mana Tuhan disembah.

Tidak mesjid, tidak gereja, tidak sinagong.

Sejarah, geografi dan masa depan mengikat kita. Jangan ada yang memisahkan kita. Karena bersama-sama kita bisa membangun pilar-pilar saling menghormati. Yang akan mendukung kebaikan bersama bagi generasi mendatang.

Terima kasih.”

Berikut Video nya

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru