Tuesday, August 04, 2020
Home > Berita > Pesantren di 40 kecamatan se-Bogor boleh dibuka kembali

Pesantren di 40 kecamatan se-Bogor boleh dibuka kembali

Ilustrasi - Ponpes Rafah Bogor. (youtube.com)

MIMBAR-RAKYAT.com (Cibinong, Bogor) – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, membolehkan pondok pesantren di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM), bersamaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi menuju adaptasi kebiasaan baru (AKB).

“Aktivitas sekolah dan pendidikan keagamaan melakukan pembelajaran online (dari rumah), kecuali Pondok Pesantren dan Pendidikan Tinggi,” ujar Bupati Bogor, Ade Yasin di Cibinong Kabupaten Bogor.

Meski begitu, kata Ade, seperti diberitakan media Jumat, masing-masing pesantren perlu menyampaikan surat pemberitahuan ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, untuk kemudian diperiksa kelengkapannya dalam penerapan protokol kesehatan.

Walaupun KBM di pesantren boleh dilakukan secara tetap muka, tetapi setiap penghuni pondok pesantren diwajibkan menerapkan protokol kesehatan, seperti rajin mencuci tangan dan jaga jarak.

“Kemudian ponpes menyediakan media sosialisasi dan edukasi terkait protokol kesehatan, dan selalu berkoordinasi dengan pihak kesehatan di wilayah masing-masing,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, KH Ahmad Mukri Aji mendukung kebijakan Bupati dan mengaku siap membantu gugus tugas dan Kementerian Agama dalam mengawasi kelengkapan protokol kesehatan di pondok pesantren.

“Alhamdulillah sudah kita nanti-nantikan pembukaan kembali pondok pesantren. Kami siap membantu, karena pihak Kementerian Agama juga yang berwenang untuk pesantren,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor resmi menerapkan PSBB transisi menuju AKB selama 14 hari hingga 17 Juli 2020, setelah berakhirnya PSBB tahap lima pada 2 Juli 2020. Sedikitnya ada 25 aktivitas yang kembali diperbolehkan oleh Pemkab Bogor pada masa PSBB transisi menuju AKB, sesuai Peraturan Bupati (Perbup) No 40 tahun 2020.  (an/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru