Saturday, April 20, 2019
Home > Berita > Personel Wanita Satpol PP Sukses Eksekusi Diskotek, Dipuji Wagub Sandi

Personel Wanita Satpol PP Sukses Eksekusi Diskotek, Dipuji Wagub Sandi

Personel wanita Satpoll PP Pemprov DKI. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Personel wanita Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali diturunkan melakukan eksekusi penutupan tempat hiburan malam di Jakarta. Melihat kesuksesan mereka, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memujinya.

Pertama mereka menutup Hotel Alexis beberapa waktu lalu.Kemudian tempat karaoke dan diskotek.

Wagub Sandi saat apel bersama 60 personel wanita Satpol PP yang melaksanakan eksekusi penutupan tempat hiburan Karaoke Sense di Jakarta Utara dan Diskotek Exotic, Jakarta Pusat.

“Saya sampaikan kemarin sudah sukses go change the winning team,” kata Sandi kepada wartawan di Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (19/4).

Sandi menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta ingin membangun citra dan kesan ramah Satpol PP di mata masyarakat ibukota. Sandi ingin menghilangkan kesan negatif pada Satpol PP.

“Muudah-mudahan bisa memberikan image dan citra kalau satpol PP kita tegas, bermartabat, sopan dan mengerjakannya dengan ramah dan santun dan mengembalikan ketentraman dan ketertiban di masyarakat,” ungkap Sandi.

Selain personel Satpol PP, Pemprov DKI Jakarta juga menurunkan sepuluh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dalam eksekusi penutupan Karaoke Sense dan Diskotek Exotic.

Pemprov DKI Jakarta memang secara resmi menutup diskotik dan griya pijat Exotic, di Jalan Jayakarta Dalam nomor 72A, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Puluhan polisi pamong praja yang didominasi wanita datang dengan 5 mobil dinas Satpol PP ke lokasi sekitar pukul 8:00 dan langsung menempel segel dan memasang garis polisi pamong praja di depan pintu masuk diskotek.

Penyegelan oleh petugas ini hanya disaksikan warga tanpa perlawanan yang berarti dari pihak yang kontra terhadap penyegelan. Warga sekitar bahkan ikut mendokumentasikan kegiatan penyegelan ini.

Setelah melakukan penyegelan, petugas polisi pamong praja di lokasi tidak memberi keterangan perihal penutupan diskotek yang sudah tidak aktif sejak Minggu (15/4/2018) lalu. “Nanti aja ya nanti di Balaikota,” ujar salah satu petugas.

Diskotek Exotic ini mulai menjadi sorotan setelah salah satu tamunya, Sudirman, ditemukan sekarat di dalam diskotek dan tewas di rumah sakit. Dia diduga akibat overdosis obat-obatan awal April lalu. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru