Friday, November 22, 2019
Home > Berita > Perluasan Pembatasan Larangan Motor di Jakarta Masih Bisa Berubah

Perluasan Pembatasan Larangan Motor di Jakarta Masih Bisa Berubah

Gubernur Jarot. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyatakan, kebijakan perluasan pembatasan kendaraan bermotor tidak berlaku permanen. Djarot mengatakan kebijakan tersebut masih dapat berubah.

Menurutnya, perluasan pembatasan sepeda motor dan ganjil genap yang saat ini akan diujicoba di Jalan Sudirman dan Jalan Rasuna Said terkait banyaknya pembangunan infrastruktur jalan di Jakarta.

“Saya minta masyarakat sedikit bersabar. Jadi ketika melihat kebijakan, jangan hanya saat ini. Tapi ke depannya seperti apa. 2017 Semua pembangunan flyover dan underpass sudah selesai. Oleh karena itu, ini kebijakan bisa tarik, ketika normal,” ujarnya di Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (22/8).

Mantan Walikota Blitar ini khawatir jika tidak ada pengendalian dengan pembahasan kendaraan bermotor saat pembangunan infrastruktur, kemacetan parah akan terjadi. Selain fly over dan underpass, Pemprov DKI juga tengah menyelesaikan infrastruktur transportasi massal, MRT dan LRT.

“Sekarang kan masih belum normal nih. Kalau kita lepas betul, weh itu bisa stuck di mana-mana. Ini kajian dari Dirlantas sama Dishub,” tandas Djarot.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama Ditlantas Polda Metro Jaya tengah melakukan sosialisasi perluasan pembatasan kendaraan bermotor. Pembatasan dengan pelarangan sepeda motor di Jalan Sudirman dan ganjil genap bagi kendaraan roda empat akan diterapkan mulai 12 September. (joh)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru