Sunday, July 12, 2020
Home > Berita > Penyebab Banjir Besar di Tol Jakarta-Cikampek Masih Dicari

Penyebab Banjir Besar di Tol Jakarta-Cikampek Masih Dicari

Banjir di Tol Jakara-Cikampek. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.COM (Bekasi) – Macet panjang terjadi saat Jalan Tol Jakarta-Cikampek di KM 39 hingga 37 terendam banjir besar, Minggu (13/11) petang. Genangan air menutup semua jalur dari arah Cikampek.

“Tapi masih ada jalur 4 yang bisa dilalui,” kata Iwan Abriyanto, Humas PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, kemarin.

Dijelaskan, tim berusaha mencari penyebab kenapa air kembali meluap ke jalan bebas hambatan itu. “Kami masih mencari penyebab kenapa air masuk ke jalan tol,” jelasnya.

Selain di KM 39 yang dekat dengan gerbang Tol Cikarang Pusat, genangan juga terjadi di KM 37 atau dekat gerbang Tol Cibatu, namun tidak separah di KM 39.

Akibat tergenangnya jalan tol setinggi ban mobil sedan itu, praktis kemacetan terjadi untuk kendaraan yang datang dari Cikampek-Purbalenyi dan Cipali. Antrean mengular hingga KM 50 dan sejumlah pengendara memilih istirahat di KM 41 sambil menunggu air surut.

Pantauan di lapangan, tergenangnya jalan tol itu, akibat hujan yang turun sejak pagi hingga petang. Air hujan tidak tertampung di folder air akhirnya meluap hingga ke jalan tol.

Di folder itu sendiri ada pengurugan untuk bangunan komersial yang berada di kawasan Deltamas milik Lippo Cikarang Pusat. Pengurugan seluas satu hektar lebih itu diduga menjadi penyeban air hujan tidak tertampung di penampungan dan meluap hingga ke jalan tol.

Kepala Humas PT Jasa Marga Dwimawan Heru menambahkan, pihaknya berupaya menerjunkan petugas membantu mengurai kemacetan disekitar lokasi. Hingga pukul 19:00 genangan air mulai berkurang. Ruas jalan tol sudah bisa dilalui kendaraan untuk dua lajur.

DI BANDUNG
Sementara hujan disertai angin kencang di Kota Bandung, merobohkan 6 pohon menimpa rumah warga dan 8 kendaraan. Mobil milik Profesor Sianipar ringsek dihantam pohon roboh.

Buntut amukan angin dan hujan, ratusan rumah terendam termasuk di Jalan Pagarsih, Kota Bandung. “Ketinggian air air 60 cm,“ kata Kasubag Humas Polrstabes Bandung Kompol Renny, kemarin.

Banjir yang melanda Kota Bandung sempat menyergap Stasiun Kereta Api setinggi 40 cm.Jalur kereta api, ruang tunggu, VIP, parkiran. Satu pohon dilaporkan tumbang.

“Petugas masih berjibaku mengamankan arus lalulintas yang mengalami kemacetan yang cukup parah,“ pungkasnya. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru