Saturday, April 04, 2020
Home > Berita > Penumpang Pesawat Tiga Jam Terbang Bersama Mayat di Koridor

Penumpang Pesawat Tiga Jam Terbang Bersama Mayat di Koridor

Tewas dalam penerbangan. (mirror.co.uk)

MIMBAR-RAKYAT.com (Turki) – Para penumpang terpaksa pasrah terbang selama tiga jam sedangkan di koridor (gang) tempat jalan mereka ada mayat wanita yang meninggal dalam penerbangan,  dari Turki ke Rusia.

Wanita tewas berusia 50 tahun itu mengidap penyakit kencing manis dan dilaporkan ia memasukkan obat-obatannya ke koper dalam bagasi pesawat Azur Air yang ditumpanginya.

Wanita itu dinyatakan meninggal dunia ketika pesawat baru terbang selama 45 menit, demikian dilaporkan mirror.co.uk, Selasa malam waktu setempat.

Para penumpang dengan perasaan was-was terbang selama tiga jam berikutnya, sedangkan di gang pesawat ada wanita yang sudah tewas – yang baru pulang dari masa liburnya di Turki.

Korban meninggal dunia berusia 50 tahun itu dinyatakan mengidap penyakit diabetes dan tempat obat-obatannya terlanjur dimasukkan ke dalam koper yang ditempatkan di bagasi.

Wanita yang tidak disebutkan namanya itu, dilaporkan meninggal ketika pesawat baru 45 menit tinggal landas dari Antalya, di bagian selatan Turki, menuju ibukota Rusia di Moskow.

Para petugas di pesawat Boeing 757 itu tidak dapat berbuat banyak, karena wanita itu tidak membawa insulin bersamanya.

Menurut suami korban, juga tidak disebutkan namanya, istrinya memilih memasukkan tempat obatnya ke dalam koper bagasi, karena ia baru melakukan suntik insulin satu jam sebelum pesawat terbang.

Ia tidak menyangka kondisi istrinya begitu cepat menurun, hingga akhirnya kehilangan nafasnya.

Para penumpang mengambil keputusan korban diletakkan di gang dan ditutup dengan selimutnya.

Kapten pesawat itu juga memutuskan untuk terbang langsung ke Moskow dan tidak melakukan pendaratan darurat.

Si korban diduga sudah lama  mengidap penyakit gagal jantung.

Kejadian dalam penerbangan malam hari itu, merupakan salah satu kejadian fatal yang jarang terjadi dalam penerbangan, tetapi dalam penerbangan jarak jauh umumnya petugas dalam pesawat sudah menyiapkan sesuatu bila terjadi tragedi yang tidak diduga itu.

Beberapa petugas dalam pesawat, misalnya, akan mengosongkan salah satu baris tempat duduk penumpang – di bagian kelas ekonomi atau bisnis – dan pesawat besar bahkan menyiapkan “tempat jenazah”, jadi para penumpang jauh dari pemandangan miris di hadapan mereka.  (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru