Friday, May 29, 2020
Home > Berita > Pengusaha Gaek Asal Jakarta Dibunuh di Cianjur, Jasad Dililit Lakban Dikubur di Kebun Teh

Pengusaha Gaek Asal Jakarta Dibunuh di Cianjur, Jasad Dililit Lakban Dikubur di Kebun Teh

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Bogor) – Pengusaha gaek asal Jakarta yang tiga minggu lalu diculik, dibunuh di Cianjur, Jasad pria 71 tahun itu dililit lakban mirip mumi lalu dikubur di perkebunan teh.

Jasad Dhasi Suprayitno alias Koko, ditemukan terkubur di Jalan Pasir Gede Raya, Kelurahan Bojongherang, Sukanagara Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (7/7) malam. Saat ditemukan kondisi mayat dililit lakban warna coklat.

Malam itu juga jenazah yang dievakuasi polisi ke RSUD Cianjur. Tim dokter menyatakan jasad Koko dikubur sekitar 22 hari lalu. Hal ini sesuai dengan laporan hilangnya korban yang tertuang dalam LP/8226/B/IB/2017/PMJ/SPKT, tanggal 16 Juni 2017.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus, Minggu (9/7 mengatakan, hasil identifikasi korban diketahui bernama Dhasi Suprayitno alias Koko. “Korban tinggal di Jakarta,” ujarnya.

Polda Jabar lalu berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya. Setelah dicek, Koko memang dilaporkan hilang oleh keluarganya. Saat itu, laporan dilakukan pihak keluarga bersama teman wanita korban bernama Winaningsih alias Anggi.

“Saat ini sudah ada tiga orang yang kita amankan, termasuk teman wanita korban bernama Anggi. Sementara dua lainnya adalah Hendri alias Uben dan Asep alias H Badrudin. Ada satu lagi yang belum tertangkap,” tukas Yusri.

Pembunuhan sadis itu diduga berlatar penculikan bermotif uang tebusan. Penculikan direncanakan kawanan pelaku pada 14 Juni 2017 di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Cianjur. Kawanan ini memancing korban untuk datang, dengan menyebutkan kalau teman wanitanya, Anggi telah diculik.

Komunikasi pelaku dengan korban menggunakan HP Anggi. Sekitar pukul 23:00, korban tiba di tempat yang ditentukan. “Selanjutnya korban pindah ke mobil pelaku. Di dalam mobil itulah pengusaha tersebut dihabisi lalu dikubur di lokasi tempat jasad korban ditemukan,” tambah Yusri.

Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Didik Sugiyarto dikonfirmasi wartawan mengatakan, masih mendalami keterangan saksi-saksi termasuk keluarga korban. Laporan hilang dibuat setelah keluarga mendapat informasi dari seorang perempuan bernama Anggi, di hari yang sama saat keluarga melapor.

Anggi memberitahu bahwa korban dan dirinya diculik ke keluarga korban, ketika mereka berada di Cianjur. Namun saat itu, Anggi berhasil melarikan diri. Sementara korban dibawa kabur pelaku. Setelah kejadian penculikan itu, Anggi sempat melapor ke Polres Cianjur. (joh)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru