Tuesday, October 23, 2018
Home > Berita > Pengambilan Nomor Urut di KPU, Sandiaga: Relawan Tak Usah Ikut

Pengambilan Nomor Urut di KPU, Sandiaga: Relawan Tak Usah Ikut

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Cawapres Sandiaga Uno berharap relawan tidak ikut mengawal ketika pengambilan nomor urut di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jumat (21/9) malam nanti.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menilai, mobilisasi massa hanya akan menguras energi dan merupakan sebuah pemborosan.

“Kita malam ini mengambil nomor urut dan sudah diatur. Kita akan buat sesederhana mungkin. ini dalam keadaan ekonomi yang kurang baik, ekonomi yang sangat banyak tantangan. Jadi kita sampaikan kepada para relawan untuk tidak memobilisasi, untuk menghemat biaya,” kata Sandiaga di kawasan Depok, Jawa Barat pagi ini.

Sandiaga menambahkan, prosea kampanye akan berlangsung cukup lama yakni sampai 7 bulan. Untuk itu, dia meminta agar para relawan sebisa mungkin berhemat.

Selain itu, pendamping capres Prabowo Subianto tersebut tidak ingin menambah kemacetan di Jakarta dan menambah masalah Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

“Kita tidak ingin menambah kemacetan di DKI. Sudah cukup macet, hari Jumat lagi. Nanti Pak Aniesnya merengut (cemberut). Jangan sampai Pak Anies merengut nanti,” tandas Sandiaga.

Seperti diketahui, pengambilan nomor urut pasangan capres dan cawapres akan dilakukan pada pukul 20:00 di KPU RI, Mentang, Jakarta Pusat. Kedua pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno dan Jokowi-KH. Ma’ruf Amin, wajib hadir.

PETUGAS MENGATUR

Petugas siap mengatur arus lalulintas. Sebanyak 3.886 petugas gabungan disiagakan untuk mengamankan jalannya pengundian nomor itu. Kasat Lantas Polres Jakarta Pusat, AKBP Juang Andi Priyanto, menyebutkan pengalihan arus lalulintas dilakukan di dua tempat.

“Di sekitar KPU dan kawasan Tugu Proklamasi,” ujarnya kepada wartawan.

Pengalihan arus di sekitar KPU adalah kendaraan dari Bundaran HI ke Jalan Imam Bonjol, dialihkan ke Jalan H Agus Salim dan Jalan Pamekasan. Sedang arus dari Jalan Cokroaminoto ke Jalan Imam Bonjol dan Jalan Diponegoro menjadi lurus mengarah ke Rasuna Said.

Sebaliknya, kendaraan dari Jalan Rasuna Said menuju Jalan Imam Bonjol dan Jalan Diponegoro, dibuat lurus ke Jalan Cokroaminoto. Sementara arus dari Jalan Diponegoro menuju Jalan Imam Bonjol dialihkan lewat Jalan Madiun-Jalan Cimahi-Jalan Kusur Kusuma Atmadja-Jalan Teuku Umar-dan seterusnya.

Sementara itu, pengalihan arus di kawasan Tugu Tani dilakukan dengan mengatur kendaraan dari Jalan Pramuka menuju Jalan Proklamasi di lampu merah Tambak dialihkan ke Jalan Manggarai dan Jalan Matraman Dalam.

Sedang kendaraan dari Jalan Diponegoro menuju Jalan Proklamasi dibuat lurus menuju Jalan Salemba Raya. Arus dari Jalan Cikini Raya ke Jalan Proklamasi dialihkan lewat Jalan Salemba Raya. (p/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru