Sunday, September 22, 2019
Home > Berita > Pengacara Andi Narogong: Soal Kematian Johannes Tunggu Investigasi Polisi Amerika

Pengacara Andi Narogong: Soal Kematian Johannes Tunggu Investigasi Polisi Amerika

Samsul Huda, pengacara Andi Narogong. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Kematian Johannes Marliem yang disebut saksi kunci dalam perkara korupsi e-KTP masih menjadi pertanyaan tentang penyebabnya.

Samsul Huda, kuasa hukum Andi Agustinus alias Andi Narogong, aktor dalam kasus korupsi e-KTP mengatakan, masih menunggu hasil investigasi lengkap dari kepolisian Amerika Serikat.

“Saya sangat prihatin dengan kematian Johanes Marliem. Kita tunggu proses yang sedang berjalan di Amerika,” ujar Samsul di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Senin (14/8).

Saat ditanya pengaruh kematian Johannes terhadap kliennya dalam kasus korupsi e-KTP, Samsul enggan berkomentar. “Kami tidak bisa komentar lebih. Saya tidak bisa komentar untuk itu,” imbuhnya.

Johannes Marliem adalah Direktur Biomorf Lone LLC, Amerika Serikat, perusahaan yang menyediakan layanan teknologi biometrik. Johannes Marliem merupakan saksi penting untuk membongkar kasus korupsi e-KTP.

Kabarnya, Johannes memiliki rekaman pertemuan dengan para perancang proyek e-KTP yang turut dihadiri Ketua DPR RI. Rekaman tersebut disimpan Marliem selama 4 tahun lamanya.

Johannes ditemukan meninggal di kediamannya di Amerika Serikat pada Jumat, 11 Agustus 2017. Johannes disebut meninggal karena diduga bunuh diri. (joh)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru