Monday, September 23, 2019
Home > Berita > Penasihat Hukum Habib Rizieq Minta Polisi Ringkus Penyebar Chat Berbau Pornografi

Penasihat Hukum Habib Rizieq Minta Polisi Ringkus Penyebar Chat Berbau Pornografi

Habib Rizieq Shihab. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab marah setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus chat (percakapan) berbau pornografi lewat WhastApp.

Kapitra Ampera, penasihat hukum Habib Rizieq, Senin (29/5) mengatakan, Rizieq marah besar dan akan melakukan perlawanan hukum dan politik.

Penetapan status tersangka itu dianggap Rizieq sangat tidak manusiawi dan inkonstitusional dan ada pesan khusus untuk membunuh karakternya sebagai ulama.

Rizieq sendiri saat ini berada di Arab Saudi karena menolak namanya terseret dalam kasus itu. Kapitra mengatakan, Rizieq sudah sangat emosi ingin pulang segera.

Kapitra juga menyebutkan sebelumnya ada dugaan executive order dalam penetapan tersangka Rizieq. Dia pun menyebut sejumlah kejanggalan terkait hal itu, di antaranya Rizieq yang seolah-olah ditargetkan menjadi tersangka

Tidak itu saja, menurut Kapitra, seharusnya polisi terlebih dulu meringkus penyebar situs itu. ”Masa polisi menetapkan Habib Rizieq tersangka padahal penyebarnya belum tahu siapa,” ujarnya.

Kapitra Ampera mengatakan, pendukung Rizieq akan datang ke kantor kepolisian di daerahnya masing-masing untuk melaporkan kasus chat WhatsApp berkonten pornografi itu.

“Besok kami akan ramai-ramai 1.000 orang akan melaporkan mulai besok, di seluruh Indonesia sudah memulai, di Aceh, di Padang, di mana-mana sudah mulai,” kata Kapitra.

Kapitra menjelaskan, para pendukung Rizieq ingin meminta polisi mengusut penyebar chat WhatsApp berkonten pornografi yang diduga antara Rizieq dengan Firza Husein.

“Harus kita cari dong penyebarnya, ini kan perbuatan melawan hukum, kenapa polisi tidak kejar? Harusnya polisi kejar ini orang,” ujar Kapitra.

Kapitra Ampera juga mengatakan telah ada 726 pengacara yang tergabung dalam tim kuasa hukum yang siap membela Habib Rizieq. Kapitra menyebut tim kuasa hukum itulah yang nantinya akan membantu imam besar FPI dalam mengambil langkah proses selanjutnya.

“Ini sekarang sudah terdata 726 pengacara untuk membela tergabung dalam pengacara ulama dan aktivis,” ujar Kapitra lagi.

Kapitra bersama tim pun mengaku telah mendiskusikan terkait langkah-langkah hukum yang akan diambil selanjutnya termasuk menggelar koordinasi dengan beberapa tokoh terkait penetapan tersangka pada Rizieq.

“Semua sudah kita koordinasikan dengan tokoh-tokoh nasionalis pun juga sudah kita rapatkan kita lagi ambil besok surat penetapan tersangka ketika surat penetapan tersangka dapat langsung kita siapkan gugatan langsung kita praperadilan begitu,” kata Kapitra.

Kapitra juga membantah foto chat pornografi yang beredar media sosial, yang diduga merupakan tubuh dari Firza Husein. Pihak pengacara Firza, kata Kapitra, telah melakukan pengecekan dan hasilnya berbeda.

“Kita sudah punya bukti waktu pemeriksaan fisik wanita di Polda itu sangat berbeda dengan foto yang diviralkan. Polisi sudah melakukan body checking dan kita bisa bandingkan bagian perutnya yang diviralkan maupun yang asli,” imbuh Kapitra.(joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru