Friday, December 06, 2019
Home > Berita > Pemkot Bekasi Bangun Waduk untuk Atasi Banjir di Perumas 3

Pemkot Bekasi Bangun Waduk untuk Atasi Banjir di Perumas 3

Guna atasi banjir di Bekasi Timur, khususnya di Perumnas 3 Bekasi, kelurahan Aren Jaya, Pemkot Bekasi membangun waduk di Karang Kitri. Terlibat sejumlah alat berat melakukan penggalian, Jumat (30/10-2015). Foto mimbar-rakyat.com

MIMBAR-RAKYAT.com (Bekasi) – Dalam upaya meminimalisir banjir di sejumlah kecamatan di Kota Bekasi, Pemkot Bekasi membangun sejumlah waduk. Pembuatan waduk yang saat ini sedang dikerjakan terdapat di Karang Kitri, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.

Menurut sumber di Dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi, selain waduk di Aren Jaya yang bertujuan mengatasi banjir tahunan di Bekasi Timur, khususnya di Perumnas 3 yang menjadi langganan banjir, juga sudah dikerjakan waduk di Perumahan Galaxi, Bekasi Selatan, waduk Kali Mati di Jalan RA Kartini, dan waduk di Pengasingan, Kecamatan Rawalumbu.

Dari sejumlah waduk yang dibangun, disebutkan waduk yang bertujuan sebagai folder air agar tidak menggenangi pemukiman, sudah ada yang digunakan, antara lain waduk di Perumahan Galaxi.

Di Kecamatan Bekasi Timur, dalam upaya mengatasi banjir yang selalu menjadi momok masyarakat setempat, Pemkot Bekasi tidak hanya membenahi kali dan saluran air, tetapi juga membangun waduk di Karang Kitri.

Banjir di Bekasi Timur, khususnya di Perumnas 3 dan beberapa perumahan, jalan raya, dan lainnya memang telah menjadi musibah rutin setiap tahunnya.

Di Perumnas 3, antara lain di Jalan Jawa sejumlah warga memutuskan pindah karena tidak tahan menghadapi banjir hampir setiap waktu di musim peneghujan.

“Hujan sebentar saja kami sudah kebanjiran. Harga rumahpun di sini langsung anjlok karena orang-orang sudah tahu wilayah kami ini menjadi langganan banjir,” kata Wandi, salah seorang wargga yang mengaku pemilik salah satu rumah di Jalan Jawa.

Waduk di Karang Kitri dibangun di atas tanah seluas 2 hektar lebih. Proyek ini dipercayakan kepada PT Daya Hasta Multi Perkasa sebagai pelakasana, dan memakan biaya Rp 6,9 miliar lebih.

Dalam peninjauan lapangan, Jumat (30/10-1015), terlihat pembangunan waduk Karang Kitri mengerahkan sekitar 10 alat berat penggali tanah, puluhan truk pembawa tanah, serta sejumlah tenaga kerja. Pengerjaan prooyek yang dilakukan siang malam dan ditargetkan selesai dalam 86 hari.

Pengerjaan waduk Karang Kitri kerap juga diwarnai aksi demo. Para pengunjukrasa yang mengaku pemilik tanah lahan waduk menuntut ganti rugi. Beberapa spanduk berisikan protes mewarnai areal penggalian waduk.***(Eank)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru