Saturday, July 04, 2020
Home > Berita > Pemkab Banyuwangi Umrohkan Petugas Kebersihan

Pemkab Banyuwangi Umrohkan Petugas Kebersihan

Ilustrasi - Penyapu jalan diumrohkan Pemkab Banyuwangi. (medan

MIMBAR-RAKYAT.com (Banyuwangi) – Halimah dan Edi Santoso tak kuasa menahan tetesan air mata, ketika mereka terpilih dalam undian yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, untuk berangkat ke  Tanah Suci Mekkah menjalani ibadah umrah.

Bupati ABdullah Azwar Anas di Banyuwangi menjelaskan, kali ini yang diberangkatkan adalah dua petugas kebersihan, yang bernama Halimah dan Edi Santoso.

Ia menjelaskan dua nama itu muncul dari hasil undian yang dilakukan di hadapan ratusan petugas kebersihan saat tasyakuran diraihnya Adipura Buana di Pendopo Sabha Swagata, Senin (25/7).

Mendapatkan undian itu Halimah dan Edi tak kuasa menahan air mata saat bersalaman dengan Bupati Banyuwangi ketika penyerahan hadiah secara simbolis.

“”Saya tidak menyangka, ternyata nama saya dipanggil,” kata Halimah, petugas kebersihan di kawasan Jalan Indrakarya, Pakis.

Saat bersalaman dengan Anas, Halimah menangis dan ketika diminta untuk berbicara, ia kelihatan tampak gemetar. “Saya gemetar, Pak. Tidak percaya,” kata perempuan yang telah lima tahun menjadi petugas kebersihan.

Edi Santoso juga mengaku tidak menyangka akan mendapat hadiah umrah. Edi mengaku tidak tahu kalau ada acara undian umrah usai tasyakuran dan kirab Piala Adipura Buana.

“Saya tidak tahu kalau ada undian seperti ini. Memang tiap tahun ada undian umrah, tapi saya tidak tahu kalau digelar hari ini. Saya hanya datang saja untuk ikut merayakan Adipura, tapi ternyata dapat hadiah. Alhamdulillah,” kata Edi.

Edi akan langsung memberi tahu kabar gembira ini pada keluarganya sesampainya di rumah.

“Ini sebagai bentuk penghargaan kami pada para petugas kebersihan. Dulu Banyuwangi ini daerah terkotor kedua di Jawa Timur, tapi sekarang empat tahun berturut-turut meraih Adipura. Tentu ini tak lepas dari peran para petugas kebersihan,” kata Bupati Abdullah Azwar Anas.

Hadiah Umrah itu diberikan setiap tahun sejak tahun 2013. Sampai sekarang telah ada tujuh orang yang diberangkatkan ke Tanah Suci. “Para petugas kebersihan sungguh luar biasa. Saat pulang dari ikut pengajian pukul 04.00 dini hari beberapa waktu lalu, saya bertemu petugas kebersihan yang sudah siap bertugas. Semoga Allah memuliakan Bapak/Ibu semua,” kata Anas, seperti dilansir antaranews.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Pemkab Banyuwangi Arief Setiawan menambahkan petugas kebersihan yang bisa mengikuti undian umrah adalah mereka yang berprestasi, yaktu mereka yang rajin bekerja atau aktif dalam kehidupan sosial di tempat kerja maupun lingkungannya. Misalnya saja menjadi guru ngaji atau penceramah agama. Untuk tahun ini ada 44 orang yang mengikuti undian.

“Kami ingin setiap tahun bisa memberangkatkan lebih banyak petugas kebersihan,” ujar Arief.

Sikap Pemkab Banyuwangi dalam memberangkatkan umroh masyarakat “bawah” ini, patut diacungi jempol dan pantas diikuti pemerintah daerah lain.  (AN/KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru