Sunday, September 15, 2019
Home > Berita > Pemindahan Ibu Kota Indonesia Masih Dalam Persiapan

Pemindahan Ibu Kota Indonesia Masih Dalam Persiapan

Bundaran di pusat kota Palangkaraya, Kalteng bak Monas di Jakarta.(Foto: SkyscraperCity.com)

Bundaran di pusat kota Palangkaraya, Kalteng bak Monas di Jakarta.(Foto: SkyscraperCity.com)

Presiden pertama RI Soekarno, mengimpikan Palangkaraya menjadi ibu kota negara. Palangkaraya adalah kota di tengah-tengah Pulau Kalimantan. Selain itu, Kalimantan merupakan pulau terbesar di Indonesia dan tidak terancam gempa.

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) –  Proses pemindahan Ibu Kota negara Indonesia dari Jakarta ternyata masih berkisar pada tahap survei dan pengkajian. Kota yang akan dipilih dan waktu pemindahan juga belum pasti.

Sejalan dengan semakin padatnya Jakarta, Ibu Kota Indonesia saat ini, wacana pemindahan ibu kota sering menjadi harapan banyak pihak. Dan wacana pemindahan tersebut akhir-akhir ini kembali mencuat.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, seperti dilaporkan website Kemendagri, http://www.kemendagri.go.id, Kamis (6/7), proses pemindahan ibu kota negara sampai sejauh ini masih dalam tahap survei dan pengkajian.

Mengenai lokasi calon ibu kota baru tersebut, ia sendiri menyatakan, belum ada kepastian. Begitu juga waktu soal kapan proses tersebut bakalan dimulai. Menurut Tjahjo, Presiden Joko Widodo memang sudah memerintahkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk melakukan survei.

Hal itu, katanya, dilakukan karena untuk proses pemindahan ibu kota pemerintahan untuk kepentingan jangka panjang. “Telaah dulu di mana lokasi yang cocok. Saya kira tidak bisa jangka pendek. Itu jangka panjang untuk memindahkan ibu kota negara,” ujar Tjahjo, di Jakarta.

Menurut dia ada beberapa hal penting yang harus dipastikan dalam proses pengkajian. Diantaranya terkait luas lahan, kondisi lahan dari gempa serta berbagai kemungkinan lainnya. “Jadi Bappenas saat ini sedang melihat secara geografis dulu. Kajiannya harus detail dan matang. Jadi belum dapat dipastikan kapan waktunya,” jelasnya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, dalam kesempatan terpisah, menyatakan memang telah membahas rencana pemindahan ibu kota secara detail dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Kajian pemindahan, termasuk skema pendanaannya, dijadwalkan akan rampung tahun ini dan rencana pemindahan ibu kota negara itu bisa dimulai pada 2018 atau 2019 mendatang.

Dalam wacana pemindahan ibu kota ini sejumlah tokoh nasional dan wakil pemerintah menyebut-nyebut kota terbaik untuk menggantikan Jakarta sebagai ibu kota adalah Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Presiden Soekarno ketika menancapkan tonggak pembangunan kota Palangkaraya,  17 Juli 1957, menyatakan; “Jadikanlah Kota Palangkaraya sebagai modal dan model.”

Presiden pertama RI, Soekarno,  mengimpikan Palangkaraya menjadi ibu kota negara. Palangkaraya adalah kota di tengah-tengah Pulau Kalimantan. Selain itu, Kalimantan merupakan pulau terbesar di Indonesia dan tidak terancam gempa.

Keinginaan memindahkan ibu kota muncul kembali saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat presiden RI tahun 2013. Palangkaraya juga menjadi pilihan utama. Presiden Joko Widodo kembali meneruskan keinginan itu dan Palangkaraya kembali disebut-sebut sebagai pilihan.

Jakarta selanjutnya akan dijadikan sebagai pusat bisnis, karena sekaligus sebagai pusat pemerintahan sudah sangat berat.

Dari Kuala Lumpur ke Putrajaya

Pemindahan ibu kota suatu negara bukan hal baru. Malaysia medio 1999, dalam usaha mengurai kesemrawutan ibu kota Kuala Lumpur  memindahkan pusat pemerintahan dari Kuala Lumpur ke Putrajaya. Malaysia mengubah Putrajaya agar  layak menjadi pusat pemerintahan.

Australia memindahkan ibu kota dari Melbourne ke Canberra tahun 1927 dan menjadikan Melbourne tetap menjadi pusat bisnis dan perekenomian. Kemudian tahun 1961 Ibukota Brasil, Rio de Janeiro, pindah ke Brasilia, setelah Brasilia dibangun dari 1956 sampai 1960.

India pun memindahkan ibu kota negara dari Calcutta ke New Delhi pada tahun 1947. Begitu pun Amerika Serikat (AS), pada tahun 1800 memindahkan ibu kota negara ke Washington DC, dan New York berubah fungsi menjadi pusat bisnis.***(eank)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru