Monday, December 16, 2019
Home > Internasional > Pemilu Digelar, Thailand Masih Rawan Konflik

Pemilu Digelar, Thailand Masih Rawan Konflik

MIMBAR-RAKYAT.com (Bangkok): Walau pemilihan umum (Pemilu) sudah didgelar, namun  konflik politik di negeri “Gajah Putih” Thailand diperkirakan belum akan berakhir. Gelombang unjuk rasa dan protes terhadap pemerintah diprediksi masih akan akan terus terjadi.

Pemilu yang digelar pemerintah Thailand, Minggu (2/2), adalah sebagai jawaban atas penolakan demonstran terhadap kepemimpinan Perdana Menteri (PM) Thailand,  Yingluck Shinawatra.  Unjuk rasa dilakukan secara terus menerus setahun terakhir oleh kelompok massa yang tergabung dalam Komite Reformasi Rakyat Demokratis (PDRC)

Demonstrasi anti-pemerintah itu bahkan telah menelan korban tewas akibat bentrok dengan aparat. Dan PM Thailand,Yingluck, optimistis pemilu merupakan langkah awal untuk menyelesaikan persoalan, sekaligus meredam aksi massa. Namun aparat tetap diminta siaga, karena Thailand diperhitungkan masih rawan konflik.

Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Thailand mengklaim pemungutan suara bisa terlaksana di 89 persen dari 93.952 tempat pemungutan suara (TPS). Namun diakui tidak diseluruh provinsi pesta demokrasi bisa dilaksanakan.  

Menurut Ketua KPU Thailand, Supachai Somcharoen, walau penghitungan suara sudah selesai dilakukan di sejumlah TPS, tetapi secara nasional hasil pemilu belum akan diumumkan karena masih menunggu pemilu susulan 23 Februari 2014. Masih terdapat sejumlah provinsi yang belum melaksanakan pemilu.

Penyelenggara pemilu Thailand  meyakini pemilihan suara telah dapat dilakukan di 59 provinsi dari 76 provinsi yang terbagi dalam 796 distrik. Bahkan hasil pemungutan suara sudah dapat dilakukan di 9 provinsi, termasuk Bangkok.

Menurut sejumlah kantor berita luar negeri, pengumuman perolehan suara secara nasional kemungkinan baru dapat dilakukan akhir Februari, setelah diigelar pemilu susulan dan sejumlah provinsi.***emira

Foto: Perdana Menteri  Thailand,  Yingluck Shinawatra. (Istimewa)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru