Monday, October 21, 2019
Home > Berita > Pemerkosa dan Pembunuh Bocah Perempuan Masih Diburu Polisi, Tersangka Diduga Teman Ayah Korban

Pemerkosa dan Pembunuh Bocah Perempuan Masih Diburu Polisi, Tersangka Diduga Teman Ayah Korban

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT. Com (Jakarta) – Tersangka pemerkosa dan pembunuh bocah perempuan di teras lantai dua rumahnya di Cengkareng, Jakarta Barat, pada Sabtu (3/6) malam hingga Minggu (4/6) pagi masih diburu polisi.

Tersangka diduga kuat adalah teman ayah korban. Sebab menurut Tar, ayah gadis cilik itu, sebelum kejadian, tersangka W mengaku akan ke rumah korban.

Gadis berusia 12 tahun itu adalah putri kedua dari tiga anak dari Tar, 40. “Ibunya tidak ada, korban sudah tidak bersekolah,” sebut Yani, ketua RW setempat. Di rumah berukuran kecil itu, korban tinggal bersama kakak, adik, kakek dan ayahnya yang bekerja sebagai sopir pribadi.

Begitu mengetahui kematian putrinya, Tar yang baru pulang bekerja langsung histeris lalu pingsan. Lelaki yang pernah mendekam di Lapas Cipinang ini menduga pelaku diduga adalah temannya.

“Saya kenal waktu di tahanan, “ ungkapnya. “Namanya W, setelah bebas dia minta cariin kerjaan,” katanya lagi.

Tar menduga W datang ke rumah saat dirinya sedang tidak ada. “Pasti dia pelakunya.” Dugaan Tar dikuatkan kesaksian sejumlah warga sekitar. Sebelum mayat korban ditemukan, W terlihat keluar masuk di rumah itu.

“Teman ayah korban itu memag sudah dikenal warga sini dan kini dia menghilang,” sebut satu saksi. Polisi kini masih memburu W

Diberitakan sebelumnya, jasad bocah berusia 12 tahun itu ditemukan tergeletak di teras rumahnya di Jalan Safir, Kelurahan Kedaung, Kali Angke, Cengkareng. Kaki dan tangannya terikat.

Dugaan perkosaan, berdasarkan kondisi mayat korban saat ditemukan tanpa mengenakan celana dalam. Sementara pelaku membunuh korban dengan cara membenturkan kepala ke tembok.

Tubuh tergeletak dengan kondisi kaki dan tangan terikat tali rapia. Informasi yang dihimpun, pembunuhan sadis itu pertama kali diketahui kakek korban, Suh, sekitar pukul 18:30.

Ketika itu Suh memanggil korban, namun tak ada sahutan, sehingga pria tua tersebut berinisiatif menuju kediaman cucunya di lantai dua. Suh kaget, melihat tubuh cucunya tergeletak di teras dengan kondisi tangan dan kaki terikat.

“Ada luka benturan di kepala, di kemaluan korban juga mengeluarkan darah,” kata Kapolsek Cengkareng Kompol Eka Baasit. Namun guna memastikan penyebab dan motif di balik kematian korban masih menunggu hasil visum.(joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru