Thursday, August 13, 2020
Home > Berita > Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh pada Jumat, 24 April 2020

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan Jatuh pada Jumat, 24 April 2020

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Kementerian Agama telah selesai menggelar sidang isbat (penetapan) awal Ramadhan 1441 H. Hasilnya, menetapkan Ramadhan 2020 dimulai pada Jumat, 24 April 2020.

“Kami menetapkan awal Ramadhan 1441 Hijriah jatuh hari Jumat, 24 April 2020,” kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers usai sidang isbat di Kantor Kementerian Agama, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (23/4).

Sidang dilakukan tetap dengan mengikuti protokol pencegahan COVID-19, dengan beberapa tamu undangan tetap secara virtual.

Penetapan awal Ramadhan ini merujuk pada pemantauan hilal atau bulan sabit awal di 81 titik wilayah di Indonesia. Dalam sidang yang dimulai pukul 17.00 WIB, petugas Kemenag di berbagai wilayah melaporkan sudah melihat hilal.
Pemantauan hilal, Balai Rukyat Bukit Condrodipo, Gresik, Jawa Timur

Menurut perhitungan, untuk menentukan 1 Ramadhan adalah ketinggian hilal minimal 2°, dengan umur hilal minimal 8 jam. Anggota Tim Falakiyah Kementerian Agama Cecep Nurwendaya dalam sidang, ketinggian hilal di seluruh titik pemantauan terlihat di atas 3 derajat.

“Bagaimana dengan seluruh wilayah Indonesia? Sangat menggembirakan, mengapa? Ketinggian hilal saat terbenamnya matahari di seluruh Indonesia berkisar 2,70 derajat di Jayapura, 3,77 di bengkulu. Aceh kurang 3,75 tapi ada keuntungan, hilalnya paling tua karena terbenamnya matahari paling belakangan di Indonesia,” jelas Cecep.

“Kemungkinan di barat jauh lebih besar dari timur, sekali pun seluruh Indonesia sudah ijtima, pukul 09.26 WIB tinggi hilal 2,70 derajat sampai 3,75 derajat. Ini yang menggembirakan, sudah cukup disini,” lanjutnya.

Dengan penetapan awal Ramadhan, maka Salat Tarawih akan mulai digelar malam ini. Pemerintah mengimbau umat Islam salat Tarawih termasuk ibadah Ramadhan lain digelar di rumah masing-masing, tidak di masjid untuk mencegah COVID-19.

Sidang isbat dipimpin Menag didampingi oleh Wakil Ketua MUI Abdullah Zaidi, perwakilan ormas-ormas Islam, Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto dan pejabat Kemenag lainnya secara tertutup.

Hasil sidang isbat pemerintah ini sama seperti penetapan Muhammadiyah yang sudah lebih dulu menetapkan awal Ramadhan jatuh pada Jumat, 24 April 2020.

Muhammadiyah menggunakan metode hisab atau perhitungan astronomis, bukan manual melihat hilal. Dengan metode hisab atau penghitungan, Muhammadiyah dapat mengetahui lebih dini tanggal dalam Islam atau Hijriah.
Selain Ramadhan, Muhammadiyah juga sudah menetapkan awal lebaran pada 24 Mei 2020. (K/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru