Monday, July 06, 2020
Home > Berita > Pemain Bola Honduras Peralta Tewas Ditembus 18 Peluru

Pemain Bola Honduras Peralta Tewas Ditembus 18 Peluru

Arnold Peralta tewas ditembak. (mirror.co.uk)

MIMBAR-RAKYAT.com (Tegucipalga) – Pemain sepak bola internasional Honduras, Arnold Peralta, ditembak mati ketika sedang berlibur di kampung halamannya.

Ia ditembak di area parkir di pusat perbelanjaan di La Ceiba, di daerah pantai Karibea Kamis waktu setempat dan hingga kini motif penembakan itu masih belum jelas, seperti dilaporkan laman bbc.com.

Pria berusia 26 tahun dan pemain Olimpia itu – klub di ibukota Tegucigalpa, saat ini dikontrak klub raksasa Skotlandia, Rangers, hingga Januari mendatang.

Honduras dikenal dengan keganasan gengnya dan angka pembunuhan di negara itu merupakan salah satu tertinggi di dunia.

Peralta melalui twitter mengeluhkan tentang kegaduhan yang dilakukan geng di kampung halamannya.

Ia menulis, “Rasanya sukar sekali bagi negara saya karena banyaknya kriminal serta pembunuhan setiap hari! Tipe orang seperti ini tidak pantas hidup.”

“Ini amat menakutkan,” kata ayahnya, Carlos, dalam temu pers, “Mereka membunuh putra saya yang menjadi contoh idola bagi pemuda lainnya. Saya tidak bisa lagi mengeluarkan kata-kata karena hati saya amat pedih.”

Rekan setimnya di Honduras, Boniek Garcia, mengatakan melalui twee (bahasa Spanyol),  “Istirahatlah dengan tenang. Tuhan menerimamu di surga. Kamu tetap ada di hati kami. Dukungan dan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan.”

Dilakukan hening cipta selama satu menit sebelum dilangsungkan laga antara Rangers melawan Motron, Sabtu, demikian diumumkan bekas klub Peralta dalam laman mereka.

“Para pemain juga akan mengenakan ikat tangan hitam untuk menghormatinya,” kata pengurus klub itu.

Pengumuman resmi dari pihak Kementerian Umum, seperti dilaporkan koran El Heraldo, menyatakan bahwa Peralta tewas dengan 18 tembakan pada badannya.

Sedangkan theguardian.com melaporkan,  berdasar hasil otopsi, mantan pemain Glasgow Rangers itu dinyatakan tubuhnya ditembus 18 peluru dan pengamat menggambarkan kejadian itu dengan ungkapan “serangan amat ganas.”

Ia langsung tewas Kamis, setelah dua pengendara sepededa motor melepaskan tembakan di salah satu pusat perbelanjaan di kampungnya di Honduras, di kota La Ceiba.

Dari rekaman kamera di mol Uniplaza, terlihat Peralta keluar dari kendaraannya,, kemudian terpental dihajar puluhan timah panas. Rekannya sesama pemain sepak bola, tidak mengalami apa-apa.

Hasil otopsi Jumat menunjukkan peluru menembus beberapa bagian tubuhnya, di antaranya tengkorak kepala, muka dan dadanya. Ukuran peluru itu 11.9 mm.

Tiga tim penyidik diturunkan dari ibukota Honduras untuk membantu penyelidikan kasus pembunuhan pemain sepak bola itu, yang cukup menggemparkan di kotanya.   (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru