Saturday, February 29, 2020
Home > Berita > Pasca Lebaran, Gemerlap Hiburan Malam di Ibukota Mulai Bermunculan Cewek Muda Wajah Baru

Pasca Lebaran, Gemerlap Hiburan Malam di Ibukota Mulai Bermunculan Cewek Muda Wajah Baru

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Pasca-Lebaran, tempat hiburan malam di Jakarta mulai menggeliat. Meski geliatnya belum maksimal, tapi sejumlah wanita muda wajah baru sudah mulai bermunculan dan menyemarakkan gemerlap hiburan malam itu.

Sebenarnya manajer dan kaki tangannya saat ini masih sibuk mencari ‘kembang desa’ di kampung untuk dipekerjakan sebagai pemandu karaoke, ladies escort, atau terapis pijat, yang sering kali menyerempet prostitusi. Beberapa pemetik kembang ini rela memberikan sepeda motor kepada orangtua yang punya anak cantik.

“Bahkan ada manager yang berani kasih mobil demi bisa memboyong kembang desa,” ujar Herman, manajer diskotek di kawasan Mangga Besar, Tamansari, Jakbar, Kamis (29/6).

Motor atau harta benda lainnya itu nantinya dihitung sebagai utang dari si kembang desa dan harus bekerja di bawah kendali si germo dan wajib melunasinya dengan cara cicilan. Menurutnya, sejumlah germo dan anak buahnya masih mencari-cari ‘perempuan’ di daerah dan kebanyakan berangkat ke Jakarta pada Sabtu besok.

Wajah baru yang mulai menyemarakkan dunia hiburan malam saat ini jumlahnya masih sedikit. Di tempat hiburan besar di kawasan Mangga Besar, baru terdapat satu atau dua orang saja. “Meski sebagian besar tempat hiburan sudah mulai buka sejak libur selama satu bulan, tapi aktivitasnya masih sangat sepi. Kondisinya baru sekitar 30 persen dan mulai normal pada Senin pekan depan,” papar Herman.

Sedangkan Darwin, humas dari Diskotek Crown di kawasan Glodok juga mengaku saat ini masih sepi. “Kalaupun ada wajah baru, itu cuma satu dua orang. Kebanyakan sih, mereka cuma dirotasi saja oleh bosnya untuk penyegaran. Biasanya tamu akan tertarik melihat wajah baru meski sebenarnya merupakan orang lama,” papar Darwin.

Secara terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija), Erick Haluwet mengatakan saat ini sebagian besar tempat hiburan belum buka.

“Baru sebagian kecil yang buka, itupun juga masih sepi tamu,” ujarnya sambil menambahkan Asphija memiliki anggota sekitar 120 pengusaha hiburan malam seperti diskotek, karaoke, bar, singing hall, klub malam, bola tangkas, panti pijat, dan sauna/spa. Jumlah pekerjanya mencapai ribuan orang yang mana sebagian besarnya wanita.

Erick memperkirakan aktivitas bisnis hiburan malam akan kembali membahana mulai pekan depan. Saat ini masih banyak karyawan maupun bosnya sedang berlibur. Menurutnya mereka akan segera kembali ke Jakarta dan sebagian di antaranya membawa pendatang baru untuk mengadu nasib di Jakarta, termasuk kaum wanita muda yang sering dijuluki sebagai wajah baru. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru