Friday, May 29, 2020
Home > Berita > Pakar: Virus Corona Sembuh Sendiri Selama Daya Tahan Tubuh Memadai, Putus Mata Rantai Penyebaran Selama 14 Hari

Pakar: Virus Corona Sembuh Sendiri Selama Daya Tahan Tubuh Memadai, Putus Mata Rantai Penyebaran Selama 14 Hari

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Tim Pakar Gugus Penanganan Covid Wiku Adisasmito mengatakan, pada dasarnya virus corona atau Covid-19 dapat dilawan dan bisa bisa sembuh dengan sendirinya. Selama daya tahan tubuh memadai, terutama setelah melewati masa inkubasi 14 hari.

“Penyakit ini dapat sembuh sendiri selama daya tahan tubuh manusia memadai untuk itu,” tutur Wiku di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Rabu (18/3).

Menurut Wiku, pasien yang rentan kesulitan menghadapi covid-19 biasanya lantaran memiliki riwayat penyakit lain. Sehingga daya tahan tubuhnya tidak cukup mampu untuk menekan penularan virus tersebut.

“Khusus yang memiliki penyakit lainnya itu yang memerlukan perlindungan,” jelas dia.

Untuk itu, lanjutnya, salah satu cara masyarakat dapat saling melindungi adalah dengan memutus kontak langsung sementara lewat sosial distancing (14 hari tak kontak fisik dengan orang lain agar tak menyebar). Selebihnya, tanamkan pikiran positif dengan tidak panik berlebihan.

“Jadi kalau kita putus kontaknya, maka penyebarannnya gagal. Berarti kita berhsil memutus mata rantai penyebaran. Jangan lihat yang sakit. Sekarang ada 172 orang (positif covid-19) dan kematian 7. Kalau lihat jumlah penduduk Indonesia, kita bisa katakan lebih banyak yang sehat. Maka dari itu kalau kita terlalu fokus ke yang sakit, yang sakit ada tenaga medis siap menangani, tapi saya ingin mengimbau mari kita fokus juga kepada orang-orang yang sehat. Kita pastikan tidak jatuh sakit,” katanya.

Dia menambahkan, bukan hanya di Indonesia saja, seluruh dunia pun telah menyarankan warganya untuk tak perlu panik. Tak panik lalu segera menjaga kesehatan adalah kunci agar terhindar virus ini.

“Di dunia termasuk Indonesia itu tidak terlalu berbahaya dan tidak perlu panik. Orang-orang yang memiliki penyakit-penyakit lainnya itulah yang mendapatkan perhatian dan perhitungan poin penting yang harus dipahami,” katanya. (L/M/d)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru