Thursday, November 21, 2019
Home > Berita > Orgen Tunggal Plus Membuat Pariaman Dapat Penilaian Negatif

Orgen Tunggal Plus Membuat Pariaman Dapat Penilaian Negatif

Pantai Gandoria Pariaman, salah satu wisata unggulan yang ditawarkan Kota Pariaman. (Foto: Eank)

Pantai Gandoria Pariaman, salah satu wisata unggulan yang ditawarkan Kota Pariaman. (Foto: Eank)

MIMBAR-RAKYAT.com (Padang) – Maraknya penampilan orgen tunggal di Pariaman, dengan penyanyi wanita berpakaian minim, menjadi sorotan masyarakat di Ranah Minang.

Orgen tunggal plus dengan penyanyi wanita yang mengumbar aurat itu menjadi pembicaraan hangat puluhan wartawan, yang mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Padang, pekan lalu.

Dalam rapat antara wartawan peserta UKW masalah “racun” orgen tunggal di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman menjadi bahasan utama. Mereka mendesak agar pemerintah serta tokoh masyarakat bertindak tegas menghentikan kegiatan maksiat itu.

Yunaidi Jarat, salah seorang peserta UKW, kepada mimbar-rakyat.com mengatakan, penampilan penyanyi dangdut wanita itu sudah di luar batas. Para penyanyi dengan pakaian mengundang nafsu, tidak hanya mengumbar goyang, tapi juga mengundang penonton naik panggung.

Wanita-wanita itu dengan senang hati mempersilahkan laki-laki mencolek payudaranya saat para penyawer menyelipkan uang di buah dada mereka.

Dikatakan, sejumlah pihak seperti anggota DPRD Sumbar, bahkan anggota DPR-RI telah mengungkapkan kebeeratan mereka. Namun sejauh ini belum terjadi perubahan signifikan,walau sejumlah wilayah sudah mengeluarkan aturan.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar, Syamsul Bahri Khatib, baru-baru ini juga telah menyatakan keberatannya. MUI, menurut dia, sangat menyangkan kehadiran orgen tunggal berbau porno itu.

MUI, menurut Ketua MUI Sumbar, mendesak pemerintah dan tokoh masyarakat menghentikan seluruh kegiatan musik berbau porno. Ingat, katanya, yang memperlihatkan dan yang melihat (kegiatan amoral itu—Red), hukumnya haram. Jika tetap dibiarkan itu melecehkan agama dan adat yang ada di Sumbar.

Hiburan musik orgen tunggal dengan penyanyi wanita sudah tersebar di Pariman—baik kota maupun di wilayah kabupaten. Mereka tampil di pesta-pesta pernikahan dan kegiatan hiburan lainnya.

Sejumlah pihak sangat menyayangkan berkembangnya orgen tunggal berbau mesum itu di Pariaman, mengingat Pariaman akhir-akhir ini berupaya menggalakkan wisata di daerah itu, antara lain wisata Pantai Gandoria, Pulau Angso Duo, Pulau Pandan, dan sejumlah tempat lainnya.

Penampilan penyanyi orgen tunggal di Pariaman mirip penampilan kelompok musik serupa yang marak di Pantai Utara Jawa, penuh goyang mengundang syahwat, yang tentu saja dapat merusak moral, terutama bagi para remaja.(***/eank)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru