Sunday, February 23, 2020
Home > Berita > Operasi Pembersihan Kalijodo, Ternyata Masih Ada Kafe

Operasi Pembersihan Kalijodo, Ternyata Masih Ada Kafe

Suasana penertiban di kawasan Kalijodo. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Pemberantasan Penyakit Masyarakat di bulan Ramadhan, tiga pilar Jakarta Utara menggelar operasi PSK, miras, senjata api, dan senjata tajam. Sasaran operasi yang melibatkan 347 personel gabungan, ini di kawasan kolong jembatan, Kalijodo, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (10/6).

Camat Penjaringan, Muhammad Andrie, mengatakan operasi penyakit masyarakat ini dilakukan dengan humanis. Sasaran di antaranya pekerja seks komersial (PKS), miras narkoba, sajam, senpi dan operasi kependudukan.

“Razia ini kami gelar karena banyaknya aduan masyarakat yang terkait gangguan masyarakat wajib hukumnya kita lakukan penertiban. Makanya kita tiga pilar menggelar operasi di lokas,”kata Muhammad Andri.

Menurut Camat operasi yanh melibatkan sekitat 347 personil gabungan ini pihaknya mengamankan, 1 badik, 1 busur, 1 bong, beberapa botol miras dan alat kontrasepsi. Selain itu pihaknya mengamankan satu wanita tanpa identitas.

Dalam operasi pekat ini petugas menyisir setiap bangunan dari sisi utara pospol subsektor Teluk Intan dan sisi timur perbatasan Jakarta Barat. Bahkan dalam operasi ini berjalan lancar tanpa ada kendala sedikitpun.

“Pasca operasi nanti pihaknya akan meminta kepada Satpol PP untuk ditempatkan di lokasi,” jelasnya.

KOLONG TOL
Bangunan semi permanen yang ada di kolong tol dekat RPTRA Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara ternyata ada yang dijadikan sebagai kafe dan tempat hiburan malam.

Hal ini terungkap ketika tiga pilar di Kecamatan Penjaringan merazia lokasi tersebut Jumat malam hingga Sabtu dinihari.

Dari puluhan bangunan terbuat dari triplek itu, ada bangunan luas yang dijadikan dengan dilengkapi alat hiburan malam dan kamar-kamar. Tidak jelas untuk apa kamar itu namun diduga kuat untuk berbuat mesum. Soalnya aparat menemukan kondom, minuman keras dan alas hisap shabu.

Kafe ini dari luar dicat berwarna hijau terang begitu juga dinding di dalam bangunannya. Bangunan tersebut juga cukup luas. Terdapat sejumlah kursi plastik yang diletakan rapi berjejer di sana.

Tidak itu saja, di bangunan itu lampu diskonya. Ada juga bangunan yang dicat merah. Di dalam bangunan ada cukup banyak sofa, televisi, hingga sound system.

Ada sekitar empat kamar tidur di dalam kafe itu. Di sekitar bangunan itu juga tampak bangunan yang masih setengah jadi.

Ketika Basuki Tjahja Purnama atau Ahok jadi Gubernur DKI, lokasi itu pernah dibersihkan, Namun kini semakin banyak bangunan liar berdiri dan belum juga digusur.Pernah mau ditertibkan tetapi pemilik melawan sehingga Satpol PP mundur. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru