Friday, January 24, 2020
Home > Berita > NP Qatar Akusisi PT Paiton Energy Senilai Rp. 17 Trilyun

NP Qatar Akusisi PT Paiton Energy Senilai Rp. 17 Trilyun

Duta Besar Indonesia untuk Qatar, Marsekal Madya (Purn) Muhammad Basri Sidehabi dengan Direktur Utama (CEO) Nebras Power, Khalid Mohammed Jolo dan Business Development Director, Faisal Obaid Al-Siddiqi padal 19 Februari 2017. (bd)

MIMBAR-RAKYAT.com (Doha) – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Qatar, Nebras Power (NP) telah menyelesaikan proses akusisi PT Paiton Energy Indonesia  senilai USD 1,3 milyar atau sekitar Rp 17 trilyun.

Pembelian dilakukan melalui anak perusahaannya Nebras Power Netherland BV, sebesar 35,5% saham PT Paiton.

Hal itu diungkapkan dalam pertemuan antara Duta Besar Indonesia untuk Qatar, Marsekal Madya (Purn) Muhammad Basri Sidehabi dengan Direktur Utama (CEO) Nebras Power, Khalid Mohammed Jolo dan Business Development Director, Faisal Obaid Al-Siddiqi  pada 19 Februari 2017.

Dalam pertemuan hangat dan bersahabat, Dubes Basri didampingi Pelaksana Fungsi Ekonomi, Endang Kuswaya dan Pelaksana Politik KBRI Doha, Boy Dharmawan, menyambut baik akusisi yang dilakukan Nebras Power.

Dubes yang mantan anggota DPR itu mengharapkan akusisi memberi keuntungan maksimal dan dapat meningkatkan citra investasi Indonesia serta menjadikan NP sebagai perusahaan yang mendunia.

“Semoga akusisi ini menjadikan Nebras sebagai perusahaan kelas dunia,” ujar Dubes Basri.

Dalam tanggapannya Khalid Mohammed Jolo  menyatakan akuisisi itu merupakan bagian dari strategi jangka panjang Nebras  Power  untuk mencari aset yang menguntungkan di masa depan dan  berkualitas tinggi.

“Akusisi ini juga mencerminkan keyakinan kami untuk investasi di Indonesia,” kata Jolo.

NP juga mengakuisisi 35% saham di IPM ASIA yang memiliki 84% saham PT IPM Operasi dan Pemeliharaan Indonesia (PT IPMOMI), yang bertanggung jawab dalam operasional dan pemeliharaan pembangkit listrik Paiton.

PT Paiton Energy merupakan pembangkit listrik terbesar di Indonesia dengan kapasitas 2045 MW. Paiton Energy menjual seluruh produksi listriknya ke PT PLN untuk jangka panjang.

Akuisisi Paiton Energy merupakan investasi pertama NP di Indonesia guna mewujudkan visi Nebras menjadi perusahaan listrik global terkemuka.

Selain itu, pertemuan juga membahas tindak lanjut penandatanganan Head of Agreement antara PT. Pembangkit Jawa Bali  (anak perusahaan PLN) dengan Nebras Power untuk pembangunan pembangkit tenaga listrik Combined Cicle berbahan bakar gas alam.

Pembangkit listrik dengan nilai total investasi sebesar USD 700 juta untuk daya 2 x 250 MW, rencananya dibangun di sekitar Belawan, Sumatera Utara.

“Jika proyek ini selesai, Nebras akan bangun proyek yang sama ditempat lain,” ungkap Khalid Jolo.

Dubes Basri mengatakan Qatar gencar melakukan diversifikasi ekonomi dengan menfokuskan pasar Asia termasuk Indonesia. KBRI Doha juga tengah menjajaki rencana investasi Sheikh Fahad bin Hamad bin Khalifa Al-Thani, untuk investasi membangun mall di Aceh.

Dubes mengutarakan investor Qatar juga gencar melakukan investasi di sektor perhotelan dan pertanian termasuk sektor kelapa sawit guna mengejar visi ketahanan pangan Qatar 2030.

Saat ini, Pemerintah RI tengah membahas berbagai proyek investasi yang telah disampaikan ke Qatar Investment Authority senilai USD 1 Milyar.

Menurut Boy Dharmawan, investasi Qatar juga mencakup bidang keuangan dan perbankan dan komunikasi. Aset Qatar National Bank (QNB) Indonesia dan Ooredoo Indosat terus mengalami peningkatan.

Investasi QNB telah meningkatkan asetnya dari  USD 500 juta menjadi sekitar USD 3 Milyar sejak beroperasi delapan tahun lalu.

Diutarakan pula bahwa Qatar tertarik dengan investasi yang bersifat brown field  atau investasi yang sudah jadi.  (bd/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru