Friday, September 21, 2018
Home > Berita > Nikah bareng di atas panser dilakoni 11 pasang pengantin

Nikah bareng di atas panser dilakoni 11 pasang pengantin

Ilustrasi - Nikah bareng di atas tank di Yogyakarta. (tribun)

MIMBAR-RAKYAT.com (Yogyakarta) – Ini baru berita menarik, ketika sebanyak 11 pasang pengantin mengikuti kegiatan unik Nikah Bareng Indonesia (NBI) di atas panser di Jalan Malioboro Kota Yogyakarta.

“Nikah Bareng Indonesia di atas panser pertama di Indonesia bahkan di dunia ini dengan tema `Satukan Hati dan Jiwa untuk Kebhinnekaan Indonesia`,” kata Ketua Panitia Nikah Bareng Indonesia Ryan Budi Nuryanto di Yogyakarta, Senin sore.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut terselenggara atas kerja sama Forum Taaruf Indonesia (Fortais) Sewon Kabupaten Bantul, Paguyuban Tias Kota Yogyakarta, dan beberapa pihak terkait yang didukung Pemerintah Kota Yogyakarta.

Kegiatan NBI itu dirangkai dengan kirab Pelangi Nusantara mulai dari depan Balaikota Yogyakarta menuju Jalan Malioboro depan Kantor DPRD DIY yang mana para pengantin tersebut naik panser.

“Sebanyak 11 pasang pengantin dengan prosesi ijab qabul oleh Kepala KUA Danurejan Yogyakarta itu dengan mengenakan busana manten lengkap dari berbagai daerah sebagai simbol Bhineka Tunggal Ika,” kata Ketua Fortais Sewon Bantul ini.

Ryan mengatakan, yang fenomenal dalam nikah bareng Indonesia ini adalah mahar (mas kawin) seperangkat alat sholat dan bendera merah putih. Para pengantin itu bahkan mengumandangkan teks Pancasila yang dilakukan bersama-sama di atas panser.

Ia menambahkan, tujuan dari kegiatan Nikah Bareng Indonesia adalah untuk mewujudkan pasangan sakinah sejahtera membawa kedamaian dan keberkahan untuk Indonesia sesuai dengan tata kehidupan dan penghidupan masyarakat ber-Pancasila.

“Dengan perbedaan yang ada inilah sebagai perekat Persatuan Bangsa berlandaskan budaya dan kearifan lokal daerah masing-masing peserta sehingga pernikahan ini membawa misi religi, budaya, kebangsaan, dan destinasi wisata DIY,” katanya.

Ia mengatakan kegiatan Nikah Bareng Indonesia yang difasilitasi Fortais Sewon dan pihak terkait ini bersifat terbuka dan umum, sehingga masyarakat juga bisa ikut bersama mendoakan untuk kelangsungan keluarga mereka.

“Alhamdulillah berkat dukungan masyarakat sudah tujuh tahun ini Fortais Sewon dapat memfasilitasi dari penjodohan hingga pernikahan sekitar 7.000 pasang sebagai keluarga yang sakinah dan berpancasila,” katanya.  (An/Kb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru