Monday, September 23, 2019
Home > Berita > Nato HUT ke-25 ingin dapat hadiah paling indah di Red Bull Ring

Nato HUT ke-25 ingin dapat hadiah paling indah di Red Bull Ring

Sean Gelael dan Norman Sato berlomba lagi di kejuaraan F2 di Spielerg, Austria, pada akhir minggu ini. (mimbar-rakyat.com)

MIMBAR-RAKYAT.com  (Spielberg) – Dua pebalap tim Pertamina Arden, Norman Nato dan Sean Gelael, bertekad kuat untuk mendapatkan hasil positif pada balapan Formula 2 di sirkuit Red Bull Ring, Austria, Sabtu dan Minggu. Nato berharap bisa meraih posisi podium atau gelar juara sebagai hadiah ulang tahunnya yang ke-25 pada Sabtu (8/7).

“Ya, saya berharap mendapatkan kado indah di Red Bull Ring.  Sangat menyenangkan jika saya bias meraih posisi podium dan juara. Persiapan tim sudah berlangsung cukup baik. Mudah-mudahan kami tidak mengalami kendala pada saat balapan nanti,” harap Nato, pebalap kelahiran Perancis 8 Juli 1992.

Nato cukup percaya diri untuk menghadapi balapan di Red Bull Ring. Raihan poin serta gelar juara pada balapan Feature dan Sprint di sirkuit Baku City, Azerbaijan, dua pecan lalu menjadi modal motivasi yang bagus. “Hasil di Baku City memang menambah semangat saya. Semoga ini menjadi momentum bagus buat kami untuk bangkit di seri-seri berikutnya,” ujar Nato.

Musim ini, Nato sudah dua kali naik podium, yakni sebagai runner-up di seri pembuka Bahrain dan Baku City. Nato kini sudah mengoleksi 43 poin dan berada di peringkat delapan pada klasemen sementara pebalap. Sumbangan poin Nato ini membuat posisi tim Pertamina Arden berada di posisi keenam klasemen sementara tim.

Sementaraitu, Sean cukup rileks tanpa beban untuk menghadapi balapan di Red Bull Ring. Namun demikian, pebalap berusia 20 tahun ini punya tekad kuat untuk mengulangi sukses musim lalu saat tampil sebagai runner-up pada balapan Feature. Saat itu Sean finis kedua, di belakang rekan setimnya Mitch Evans yang menjadi juara.

“Ini bukan balapan yang mudah. Namun kami tetap berjuang untuk mendapatkan hasil positif. Mudah-mudahan kami tidak mengalami kendala teknis. Kami berharap bias mendapatkan balapan yang ideal dengan performamobil yang kompetitif,” kata Sean.

Persaingan di Red Bull Ring akan semakin seru dan ketat. Duatim, yakni Trident Racing dan Rapax mengumumkan perubahan formasipebalapnya. Trident Racing secara resmi mengumumkan nama Rafaelle Marciello sebagai pebalap barunya musim ini. Pebalap asal  Italia ini menggantikan posisi Sergio Canamasas yang pindah ke tim Rapax.

Marciello sebenarnya bukan pendatang baru di ajang balap F2 atau yang sebelumnya bernama GP2. Pebalap berusia 22 tahun ini musim lalu penghuni posisi empat besar klasemen akhir pebalap dengan bendera tim Russian Time.

Posisi klasemen sementara masih dikuasai pebalap Prema Racing Charles Leclerc dengan raihan 122 poin. Leclerc sudah membuka jarak yang besar dengan pebalap lain, yakniberselisih 42 poindengan Oliver Rowland yang berada di posisikedua. Sementara di posisi ketiga ditempati Artem Markelov dengan nilai 78 poin.

Untuk balapan di Red Bull Ring, semua tim akan mendapatkan pasokan dua jenis ban, yakni jenis Soft dan Super Soft. “Kebutuhan ban jenis ini sesuai dengan karakteristik sirkuit Red Bull Ring yang lintasannya tidak terlalu abrasif. Jenis ban inij uga menjadi pilihan untuk balapan F1,” kata Head of Car Racing Pirelli, Mario Isola.  (sp/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru