Tuesday, December 10, 2019
Home > Berita > Murid Kelas 6 SD Dibunuh Teman Sekelas Karena Dendam Sering Diejek, Kalung Emas Korban Diambil

Murid Kelas 6 SD Dibunuh Teman Sekelas Karena Dendam Sering Diejek, Kalung Emas Korban Diambil

Ilustrasi. (ist)

MIMBAR RAKYAT.Com (Lampung) – Kasus pembunuhan murid kelas 6 SD, Anisa Putri Amelia, 12, masih terus diusut petugas Unit Reskrim Polsekta Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, termasuk mengungkap motif sebenarnya.

“Pelaku yang sudah ditangkap MK yang masih di bawah umur teman sekelas korban mengungkapkan, bermula rasa sakit hati (dendam) karena sering diejek. Korban dijemput saat belajar kelompok lalu diajak ke semak-semak dan ditusuk 4 kali pakai pisau dapur yang dibawa dari rumah. Setelah korban tewas, pelaku mengambil kalung emas korban lalu pulang ke rumah,” kata tersangka kepada polisi, Sabtu (18/2).

MK berusia 12 tahun dan masih duduk dibangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD), saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan intensif.

Kapolsekta Tanjungkarang Barat, Kompol Harto Agung Cahyono mewakili Kapolresta Bandar Lampung Kombes Murbani Budi Pitono mengutarakan, petugas menangkap MK di rumahnya sedang terduduk sendiri di kamar, setelah dilakukan penyelidikan dan mayat korban ditemukan.

“Untuk motifnya, MK menghabisi nyawa Anisa teman wanita satu sekolahnya lantaran kesal dan dendam karena sering diejek dengan korban. Korban melawan maka ditusuk 4 kali. Setelah korban tewas kalung korban diambil,” ujarnya.

Selain itu juga, motif lainnya karena MK ingin memiliki kalung yang dikenakan dengan korban.

“Akibatnya, korban mengalami empat luka tusukan di tubuhnya, tiga tusukan di bagian tangan dan satu tusukan lagi di dada kiri,”ungkap Harto Agung.

Sebelumnya, petugas mendapatkan informasi dari warga adanya penemuan mayat wanita masih kecil penuh luka di tubuhnya di semak-semak pinggiran sungai di Jalan Persada, Gang Alfatah, Kemiling Raya.

“Dari informasi tersebut, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi,” kata Harto.

Dari hasil identifikasi Tim Inafis Polresta Bandarlampung dan Polsekta Tanjungkarang Barat, mayat wanita tersebut diketahui bernama Anisa Putri Amelia, 12, murid SD, warga Dusun Margorejo, Kurungan Nyawa.

“Pada saat ditemukan, kondisi mayat korban dalam keadaan tertelungkup. Bagian wajahnya mengalami luka dan kedua tangannya adanya bekas luka sayatan senjata tajam,” terangnya.

Selanjutnya, petugas membawa jasad korban ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) untuk dilakukan visum. Anisa tewas diduga sebagai korban pembunuhan, hal tersebut berdasarkan keterangan beberapa saksi.

“Anisa terakhir terlihat pergi dari rumah temannya usai belajar kelompok, bersama salah seorang laki-laki yakni teman sekolah dan juga tetangga korban. Hasil penyelidikan, petugas mendapati laki laki yang menjemput Anisa adalah MK. Saat itu juga petugas menangkap MK di rumahnya,” jelasnya.

Korban bersama MK pergi bersama, sedangkan ketiga teman korban pulang ke rumahnnya masing-masing. Ternyata hingga malam, Anisa tidak pulang ke rumahnya. Karena belum diketahui kepergian Anisa, lalu orangtua Anisa dan warga mengumumkan hilangnya bocah perempuan ini di mesjid. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru