Thursday, June 20, 2019
Home > Berita > Munaslub IMI Putuskan Tidak Ada Wakil Ketua

Munaslub IMI Putuskan Tidak Ada Wakil Ketua

Para peserta Munaslub Ikatan Motor Indonesia (IMI) berfoto bersama saat penutupan Munaslub, Minggu. (arl)

MIMBAR-RAKYAT.com (Surabaya) – Salah satu hasil Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) Ikatan Motor Indonesia (IMI) memutuskan dalam AD & ART yang disempurnakan tidak ada lagi wakil ketua umum seperti pada periode-periode sebelumnya dan di bawah ketua umum langsung ditempati ketua bidang roda empat,  roda dua dan wisata. 

“Ketiga ketua bidang itu langsung berada di bawah ketua umum sedangkan koordinasinya ke sekretaris jenderal. Akan ada susunan pengurus baru tapi tidak jauh dari yang sebelumnya sudah kita umumkan,” kata Ketua Umum PP IMI Sadikin Aksa kepada media seusai menutup Munaslub IMI, Minggu.

Ikin, panggilan akrab Sadikin, menganggap hasil Munaslub ini amat penting, karena hasil keputusan kelompok kerja Munaslubitu akan  mengubah struktur organisasi dan semua Pengprov IMI menyetujuinya.

Penutupan Munaslub itu ditandai dengan mengumandangkan lagu Indonesia Raya, hymne IMI, Mars IMI dan Patriot.  Ketua sidang Johny Purnomo dengan resmi menyerahkan AD & ART yang disempurnakan dalam Munaslub itu kepada ketua umum PP IMI.

Sebanyak 28 Pengprov IMI menghadiri Munaslub yang dimulai  pukul 10.00 wib dan sekitar pukul 12.45 sudah usai. “Kita berusaha melakukan sidang dengan cepat, seperti rapat kerja yang juga berjalan cepat sehari sebelumnya,” kata Ikin, kelahiran Makassar pada 3 Juni 1977.

“IMI sekarang sudah punya AD & ART baru yang disempurnakan dan konsekuensinya tentu berpengaruh kepada roda organisasi. Ini hasil rumusan kelompok kerja dan disetujui peserta sidang. PP IMI semakin yakin organisasi kita akan semakin maju. Semoga wacana IMI menjadi sebagai salah satu organisasi terbaik di Indonesia kelak dapat terwujud,” kata Ikin.

Dalam perbincangan di media centre dengan wartawan, Ikin berbicara panjang lebar tentang rencana IMI ke depan. Di antaranya tentang masalah lisensi anggota komisi, tentang kerja sama dengan pihak kepolisian dan BNN, tentang kampanye keselamatan mengemudi di jalan raya, tentang balapan liar dan lainnya.

“Tugas berat kami selain masalah olahraga, adalah mengejawentahkan kampanye di bidang lain seperti   balapan liar, keselamatan jalan raya, masalah penanggulan narkoba dan lainnya,” kata Ikin.

Selain Munaslub Minggu hingga Senin, ada juga sesi seminar tentang olahraga bermotor dan lisensi yang diadakan Pengprov Jawa Timur dan diikuti 160 peserta.

Ikin juga menjelaskan, dalam waktu dekat ia akan mengadakan “road-show” ke berbagai daerah untuk bertemu dengan gubernur, Kapolda, Dispora dan berbagai pihak lain, untuk lebih memperkenalkan IMI.

“IMI harus mendapat brand trust di mata pejabat, pengusaha dan masyarakat. Ini penting dalam usaha kita membawa IMI di berbagai daerah ke jenjang industri dan bisnis,” kata Ikin.  (arl)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru