Friday, February 28, 2020
Home > Berita > Muhammad Ali Dimakamkan

Muhammad Ali Dimakamkan

Muhammad Ali menuju peristirahatan terakhirnya. (nairaland.com)

MIMBAR-RAKYAT.com (Louisville) – Berbagai pesan, kesan dan doa, mulai dari istri, anak-anak, rekan lama serta para pemuka agama, mengiringi kepergian Muhammad Ali, yang lebih dikenal dari sisi kemanusiannya ketimbang sebagai juara dunia tinju kelas berat.

Pemakaman Muhammad Ali dilaksanakan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), setelah petinju kondang berusia 74 tahun itu wafat minggu lalu. Sebelumnya ia diarak keliling kota kampung halamannya kemudian dilakukan penghormatan umum di KFC Yum! Center, Louisville, Amerika Serikat (AS).

Mantan Presiden AS Bill Clinton, komedian Billy Crystal dan Will Smith –peran utama film “Ali”– bersama jurnalis Bryant Gumbel, dan anak perempuan Muhammad Ali, Maryum Ali, termasuk yang hadir dalam prosesi akhir pemakaman pria bernama lahir Cassius Clay itu.

Menurut jurubicara keluarga Ali, Bom Gunnel, seperti dilaporkan ESPN, ada sekira 300 tokoh ada di antara 15.000 orang yang hadir di KFC Yum! Center.

Aktor Arnold Schwarzenegger, Spike Lee, promotor Don King, mantan bintang NFL Jim Brown, aktris Whoopi Goldberg, mantan pebola basket Kareem Abdul-Jabbar dan bintang sepak bola David Beckham juga ada di antara ribuan orang itu.

Presiden AS Barack Obama tidak bisa hadir dalam acara itu karena waktunya bersamaan dengan wisuda anaknya, namun ia mengirim pesan tertulis untuk mengenang legenda tinju dunia itu.

“Yang kita kenang hari ini bukan sekedar seorang petinju, atau penyair, agitator atau tokoh perdamaian,” tulis Obama.

“Ia juga bukan sekedar seorang Muslim, seorang pria kulit hitam, atau orang Louisville, bahkan bukan juga hanya orang terhebat sepanjang masa. Ia adalah Muhammad Ali. Yang jauh lebih hebat dari itu semua,” catat Obama.

Penghormatan terakhir masyarakat kepada Muhammad Ali. (radionz.co.nz)
Penghormatan terakhir masyarakat kepada Muhammad Ali. (radionz.co.nz)

Sebelumnya jenazah Muhammad Ali diarak keliling kota Louisville, di mana lebih dari 100.000 orang terlibat dan menyaksikan prosesinya. Kota itu menjadi tempat kelahiran hingga pendewasaan Ali.

Jenazah Ali dimakamkan di Cave Hill secara Islam. Hanya ada satu kata tertulis di batu nisannya: “Ali”.

Muhammad Ali, tiga kali juara dunia tinju kelas berat dan juga tokoh perdamaian, meninggal dunia pada usia 74 tahun di Phoenix, Arizona, 3 Juni 2016.

Menurut pihak keluarga, sebelum meninggal dunia, Ali telah merancang acara pemakamannya. Ia disolatkan secara Islam sehari sebelumnya.

Janda Ali, Lonnie, memberikan kesan dan pesan sebelum acara penguburan Ali.

“Ia amat bersahaja dan amat awas dalam kehidupannya. Ia jujur dan tidak takut mati,” kata Lonnie seperti dilansir cnn.com, Sabtu.

“Ketika kita selalu menghadapi ketidakpastian,” katanya, “Kehidupan Mohammad menjadi amat berguna sebagai penuntun bagi perjalanan hidup kita.”

Dua anak Ali memberi kesaksikan. Maryum Ali disusul Rasheda Ali-Walsh, membuat orang-orang tersenyum, ketika mengatakan, “Daddy saat ini sedang melihat kita kan?” kemudian disambung dengan “Saya katakan saya yang terhebat”. Tidak ada yang dapat dipadankan dengan engkau, Daddy.”

“Ia pahlawan kita ini, Louisville akan mengingat Muhammad Ali,” ujarnya.  (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru