Tuesday, December 10, 2019
Home > Berita > Milyuner Saudi Alwaleed ‘Dibebaskan’ Dari Tahanan Korupsi

Milyuner Saudi Alwaleed ‘Dibebaskan’ Dari Tahanan Korupsi

Pangeran Alwaleed bin Talal. (Foto: Dokumentasi Reuters/NOTN.com/Al Jazeera)

Pangeran Alwaleed bin Talal. (Foto: Dokumentasi Reuters/NOTN.com/Al Jazeera)

Mimbar-Rakyat.com (Riyadh) – Pebisnis Saudi terkemuka, milyuner Pangeran Alwaleed bin Talal telah dibebaskan setelah lebih dari dua bulan ditahan atas tuduhan korupsi. Demikian menurut seorang sumber keluarga.

Pangeran Alwaleed, yang ditangkap di antara puluhan anggota keluarga kerajaan lainnya, menteri, dan pengusaha papan atas, tiba di kediamannya di Riyadh pada hari Sabtu (27/1). Demikian dilaporkan kantor berita Reuters, seperti dikutip Al Jazeera.

Beberapa jam sebelumnya dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Reuters, dia mengatakan bahwa dia memperkirakan akan dibebaskan dari tuduhan dan dibebaskan dari tahanan dalam beberapa hari.

“Tidak ada biaya, hanya ada beberapa diskusi antara saya dan pemerintah,” kata pria berusaia 62 tahun itu dalam sebuah wawancara di televisi. “Saya yakin hampir menyelesaikan semuanya dalam beberapa hari,” katanya lagi.

Dia dan rekan-rekannya ditangkap pada awal November tahun lalu terkait program “pembersihan anti-korupsi” kerajaan yang diadakan secara kolektif, di hotel Ritz Carton di negara tersebut.

Dalam wawancaranya, Pangeran Alwaleed mengatakan bahwa dia terus mempertahankan kepolosannya dalam melakukan pembicaraan dengan pihak berwenang. Dia juga mengatakan bahwa dia memperkirakan akan tetap memegang kendali penuh atas perusahaan investasi globalnya, tanpa harus menyerahkan aset kepada pemerintah.

Sebelumnya seorang pejabat Saudi mengatakan tuduhan terhadap pangeran milyarder tersebut mencakup pencucian uang, penyuapan, dan pemerasan terhadap pejabat.

Dalam wawancara dengan pejabat di kerajaan itu, Reuters menyebutkan pihak berwenang Saudi meminta tahanan untuk menyerahkan aset dan uang tunai sebagai ganti kebebasan mereka.

Pelepasan Pangeran Alwaleed, yang kekayaan bersihnya diperkirakan oleh majalah Forbes mencapai 17 miliar dolar AS, dapat meyakinkan investor di kerajaan bisnisnya. Secara langsung atau tidak langsung melalui perusahaannya, Kingdom Holding, ia memegang saham di perusahaan seperti Twitter, Inc dan Citigroup, Inc.

Dia juga telah berinvestasi di hotel-hotel top di seluruh dunia, termasuk George V di Paris dan Plaza di New York City.

Pihak berwenang Saudi menyebutkan bahwa mereka yakin dapat mengumpulkan dana sebesar  100 miliar dolar AS untuk pemerintah dari pengembalian asset.

Pangeran Alwaleed mengatakan bahwa kasusnya sendiri memakan waktu lebih lama untuk diputuskan karena dia bertekad untuk membersihkan namanya sepenuhnya, namun dia yakin kasus tersebut sekarang sudah mencapai 95 persen. Dia berencana tinggal di kerajaan setelah dibebaskan.***(janet)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru