Monday, October 21, 2019
Home > Berita > Menyapa Spa-Francorchamps yang penuh tantangan

Menyapa Spa-Francorchamps yang penuh tantangan

Sean Gelael dan Norman Nato periksa lintasan di Sirkuit Spa-Franchorchamps, Belgia, sebelum lomba Sabtu dan Minggu. (mimbar-rakyat)

MIMBAR-RAKYAT.com (Spa-Francorchamps) – Sirkuit Spa-Francorchamps di Belgia yang menjadi tuan rumah seri kedelapan FIA Formula 2 2017 Sabtu dan Minggu merupakan yang terpanjang dalam kalender persaingan Formula 2 maupun Formula 1.

Di sirkuit ini terdapat 19 tikungan dan sebagian besar merupakan tikungan cepat dan para pebalap punya banyak kesempatan untuk melakukan overtake atau menyalip pesaing di sirkuit ini.

Salah satu bagian paling menantang di sirkuit ini adalah Eau Rouge yang harus dihadapi para pebalap setelah melewati tikungan 1 (La Source hairpin).

Di Eau Rouge, para pebalap harus melewati kombinasi tikungan ke kiri-kanan-kiri dengan tanjakan dan turunan. Setelah Eau Rouge, para pebalap ditantang memacu mobil dengan kecepatan maksimal saat melewati lintasan lurus Kemmel sepanjang sekitar dua kilometer.

Tantangan lain dari balapan di Belgia adalah cuaca yang berubah-ubah. Bisa jadi hujan akan turun sepanjang akhir pekan, atau tidak sama sekali. Bahkan, bisa saja hujan terjadi di beberapa area sirkuit, sementara di area yang lain lintasan tetap kering, pada saat bersamaan. Tim dan pebalap harus menyiapkan strategi untuk menghadapi semua kemungkinan yang terjadi.

Pebalap Indonesia, Sean Gelael (20 tahun), akan turun untuk kali ketiga di Sirkuit Spa-Francorchamps dengan mobil Formula 2 (sebelumnya bernama GP2 Series). Pada tahun pertamanya (2015), Sean belum terdaftar sebagai pebalap tetap. Bersama Carlin, dia finis di urutan ke-20 pada balapan pertama (feature race) dan ke-21 pada balapan kedua (sprint race).

Pada 2016, Sean menjalani musim pertamanya sebagai pebalap penuh GP2 Series bersama tim Pertamina Campos Racing.

Di Sirkuit Spa-Francorchamps, dia finis di urutan ke-18 dan ke-15. Tahun ini, dia turun bersama tim Pertamina Arden yang didukung penuh oleh Jagonya Ayam KFC Indonesia. Akhir pekan ini,  Sean kembali mendapatkan kesempatan untuk menaklukkan Sirkuit Spa-Francorchamps

Rekan satu tim Sean, Norman Nato (Prancis), juga belum mendapatkan hasil fantastis di sirkuit ini. Dari dua tahun sebelumnya, dia selalu gagal finis pada feature race. Tahun lalu, bersama Racing Engineering, pebalap 25 tahun ini finis di urutan ke-8 pada sprint race dan mendapatkan poin terakhir yaitu satu.

Pada 2016, balapan GP2 Series di Sirkuit Spa-Francorchamps dimenangi dua pebalap Prema Racing yaitu Pierre Gasly (feature race) dan Antonio Giovinazzi (sprint race). Gasly saat ini menjadi pebalap penguji dan cadangan untuk tim Red Bull Racing di Formula 1. Sementara itu, Giovinazzi menjadi pebalap cadangan untuk tim Ferrari.

Sean, Nato, dan para pebalap Formula 2 lainnya menjalani sesi latihan dan kualifikasi pada Jumat (25/8/2017). Feature race akan digelar Sabtu (26/8/2017), sementara sprint race akan berlangsung Minggu.  (sp/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru