Wednesday, October 16, 2019
Home > Politik > Menungang Kuda Seharga 3 Milyar Prabowo Pimpin Kampanye

Menungang Kuda Seharga 3 Milyar Prabowo Pimpin Kampanye

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta)  Diatas punngung Lusiano, nama kuda tungangan Prabowo, sosok ini memasuki Gelora Bung Karno saat kampanye Gerindra. Kuda gagah seharga 3 milyar itu adalah salah satu koleksi Prabowo yang jumlahnya lebih dari 80 ekor, yang rata-rata setiap ekornya berharga lebih 2 milyar.

Lusiano, adalah salah satu kuda kesayangannya. Sehingga untuk kandangnya pun diistimewakan dari yang lain. Gagah, bak seorang paneran, dengan celana putih dibawah lutut, sebilah keris terselip dipinggangnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengklaim Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto masih keturunan Pangeran Diponegoro.

Atribut yang dikenakan Prabowo saat memasuki Gelora Bung Karno dengan mengenakan keris dan menunggangi kuda pada kampanye Gerindra, Ahad, 23 Maret 2014, kata Ahok, adalah penegasan bahwa bos partainya adalah keturunan pahlawan Perang Jawa itu”Prabowo kan memang keturunan Pangeran Diponegoro,” kata Ahok, di Balai Kota, Senin, 24 Maret 2014. “Wajar kalau pakai keris. Kalau gue yang pake (keris) nanti bingung lu.”

Koleksi Kuda

Mantan Danjen Kopassus, mantan Pangkostrad ini memiliki peternakan berisi puluhan ekor kuda. Satu ekor kuda, harganya bisa mencapai miliaran rupiah.Pada Pemilihan Presiden 2009 lalu, Prabowo mendaftarkan 84 ekor kuda saat mengajukan daftar kekayaan ke KPK. Kala itu, dengan harta Rp1,7 triliun, dia tercatat sebagai peserta Pilpres terkaya.

Mantan Panglima Kostrad itu mendaftarkan binatang peliharaan itu sebagai harta kekayaan karena ternyata harganya melebihi mobil mewah. Mobil sedan BMW 750Li yang pada 2009 lalu berharga sekitar Rp2,5 miliar atau Mercedes-Benz terbaru seri E300 sekitar Rp1,3 miliar. Sedangkan kuda milik Prabowo harganya mencapai Rp3 miliar per ekor.

Kuda yang dinaiki Prabowo itu adalah jenis unggulan yang disebut Lusiano. Menurut informasi, kuda-kuda itu termasuk kuda kategori Equestrian. Binatang ini adalah binatang yang memiliki kemampuan akrobatik. Untuk Lusiano, memiliki sebuah kandang khusus yang dibuat di dekat villa di Bukit Hambalang. Di kawasan itu ada tempat latihan kuda yang berbentuk seperti auditorium.

Serangan Tajam

Serangan tajam Prabowo Subianto kepada rival politiknya dalam orasi politik kampanye, termasuk juga di GBK, yang menyebut pemimpin boneka, capres pembohong dan berbagai sindiran negatif lainnya terhadap capres lain dipahami public tertuju kepada Megawati dan Jokowi,nilai bakal merugikan Prabowo sendiri.

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris mencermati pernyataan-pertanyaan berupa sindiran dari capres Partai Gerindra itu justru tidak produktif. “Bisa menjadi bumerang bagi diri dia sendiri (Prabowo),” kata Syamsuddin  Senin (24/03/2014).Syamsuddin menilai masyarakat saat ini tidak bisa disuguhi oleh sindirian-sindiran politik yang seperti itu. “Publik justru menjadi tidak simpati,” ujarnya.(AL)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru